Balikpapan – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H Isran Noor menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2021 kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
“BPUM ini baru ada karena corona. Kalo nggak ada corona tidak ada ini BPUM,” ujar Isran di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Sabtu (16/10/2021).
Meski kesal dengan virus yang menyusahkan seluruh dunia, ia menyebut masih ada hikmah di balik kesulitan itu. Salah satunya bagi para pelaku UMKM yang mendapat bantuan dari pemerintah.
“Nggak tau juga diapakannya bantuan itu,” canda Isran.
“Yang jelas harus sampai kepada yang berhak menerima,” sambungnya.
Selain itu, ia juga berharap agar pemerintah pusat lebih memperhatikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
“Jangan ditumpuk di Jawa aja. Jawa jembatan banyak nggak ada sungai. Kalimantan sungai akeh ora ada jembatan,” canda Isran seraya mengkritik.
Meski demikian, ia bersyukur Kementerian Koperasi dan UKM memberikan bantuan yang memadai.
“Jadi yang memperhatikan kita Menteri Koperasi dan UKM. Hampir setengah triliun membantu UKM,” terangnya.
Sementara itu, Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM RI Dr Eddy Satriya memuji kepala dinas di pemerintahan sebagai pahlawan UMKM karena berperan penting mendorong percepatan pemulihan ekonomi.
“Tanpa mereka konstribusi tidak akan sebaik ini,” puji Eddy.
Ia menyebut yang terpenting adalah bagaimana pemanfaatan BPUM oleh para penerima.
Dilanjut Eddy, di tahun 2020 sampai 2021 pihaknya belum sempat melaksanakan sosialisasi ke seluruh Indonesia soal BPUM.
“Mudah-mudahan kantor kita di Jakarta bisa membawa program ke sini,” harap Eddy.

