Mojokerto – Konstelasi politik di Mojokerto semakin memanas. Beberapa partai politik secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada bakal calon Bupati 2024. Dimulai Partai Nasdem dan PAN, kemudian Gerindra dan Hanura pada bulan lalu. Hari ini Sabtu, 3 Agustus 2022, DPC PDIP Kabupaten Mojokerto menyatakan dukungan kepada Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (Gus Barra).

Selain putra kiai ternama yakni KH Asep Saifuddin Chalim (Kiai Asep),gus Barra dinilai seorang milenial yang cerdas dan merakyat.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto, H Achmad Anwar, mengatakan semua pengurus DPC dan PAC PDIP Kabupaten Mojokerto sepakat mendukung Gus Barra menjadi Bupati Mojokerto di tahun 2024.
Politisi PDIP Asal Kutorejo ini, menegaskan bahwa sosok Gus Barra, menurut penilaiannya adalah sosok religius – nasionalis. Merupakan figur yang pas untuk memimpin Mojokerto, terkait wakil yang mendampingi diserahkan sepenuhnya pada Cabup.
“PDIP punya cita-cita besar untuk menciptakan masyarakat yang maju, adil dan makmur. Sosok Nasionalisme dan religius yang layak memimpin Kabupaten Mojokerto adalah Gus Barra,” ungkap Anwar kepada awak media saat rapat konsolidasi PDIP Kabupaten Mojokerto di Den Bei Cafe dan Resto Family, Sabtu (3/9/2022).
Ia mengaku rutin melakukan konsolidasi partai ke ranting-ranting dan anak ranting setiap Minggu. Anwar mengatakan turun langsung ke grassroot untuk mendengar suara rakyat.
“Setelah kami turun grassroot, semua jajaran pengurus dan kader agar bisa satu barisan, yaitu satu suara untuk Gus Barra menjadi Bupati 2024,” ucapnya disambut tepuk tangan peserta rakor.
Politisi mantan kepala Dusun Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo memastikan, rekomendasi partainya pada Pilkada Mojokerto akan turun ke Gus Barra.
”Memang persoalan rekomendasi itu tupoksi DPP PDIP, akan tetapi DPC Kabupaten Mojokerto akan mengusulkan dan mengawal dan memberi pertimbangan,” imbuhnya.
Anwar menegaskan perolehan kursi pada pemilihan legislatif 2024 harus ada peningkatan. Pada pileg 2019 DPC PDIP Kabupaten Mojokerto memperoleh 9 kursi. Ia berharap pada pileg 2024 akan mendapatkan 14 kursi.
” Target perolehan kursi, yang ditentukan oleh DPC PDIP d Kabupaten Mojokerto pada Pileg 2019 meraih 9 kursi, sedangkan untuk Pileg 2024 harus meraih 14 kursi,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Kiai Asep menjelaskan bahwa pihaknya senang sekali kalau PDIP Kabupaten Mojokerto bisa bekerjasama dengan orientasi rakyat kecil dan kepedulian. Penyamaan visi dan misi antara PDIP dan Gus Barra sangat berarti bagi jalannya Pemerintahan Kabupaten Mojokerto ke depan.
“Saya harap konsolidasi ini tidak sia-sia. Jangan sampai jaringan PDIP Kabupaten Mojokerto tidak dimanfaatkan dengan baik saat Pilbup 2024 nanti, Semoga Gus Barra dapat mengemban amanah dalam program pengentasan kemiskinan dan ketersediaan lapangan pekerjaan menuju Mojokerto yang maju, adil dan makmur,” kata Kiai Asep.

