KUTAI KARTANEGARA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengaku kagum melihat desa-desa terapung di tiga kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Memang memerlukan waktu dan perjuangan untuk sampai ke desa-desa ini. Tapi, sungguh unik dan eksotik,” kata Akmal di Desa Semayang, Kecamatan Kenohan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (14/12/2023).
Ia bersama beberapa kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Agus Hari Kesuma dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja AFF Sembiring tiba setelah melalui perjalanan kurang lebih 3 jam.
Kedatangan Akmal beserta rombongan di desa yang memiliki danau bernama Danau Semayang itu disambut Camat Kenohan Kaspul dan Kepala Desa Semayang Isra, beserta jajaran Forkopimcat Kenohan dan Pemerintahan Desa Semayang.
Diakuinya, kunjungan kerja ke Desa Semayang, khususnya ke daerah pedalaman Benua Etam merupakan kegiatan pertamanya sejak dilantik awal Oktober lalu.
Untuk sampai ke Desa Semayang, rombongan kunker Akmal Malik menggunakan speedboat dengan waktu tempuh 30 menit hingga sampai ke danau yang menjadi destinasi wisata perairan di Kukar.
Sebelum sampai ke Desa Semayang, Akmal Malik menyempatkan diri singgah di Desa Wisata Pesut Mahakam, Desa Pela Kecamatan Kota Bangun yang disambut Kepala Desa Pela Supyan Noor.
“Saya minta Pak Kades, juga adek-adek pemuda, tolong ramaikan melalui media sosial potensi wisata desa kita. Ini sangat luar biasa kalau orang luar tahu, pasti mau datang kesini,” pintanya.
Selain potensi wisata dengan keindahan alam yang luar biasa, Akmal juga mengakui warga desanya ramah-ramah dan sangat baik menyambut tamunya.
“Kultur dan budaya serta tradisi kehidupan masyarakat desa dalam sehari-harinya menjadi daya tarik tersendiri,” pujinya.
Kepala Desa Semayang Isra merasa bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Pj Gubernur Akmal Malik beserta jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim ke desa mereka.
“Ini kejutan baik bagi warga kami disini dan ini akan menjadikan desa kami lebih dikenal orang lebih luas,” ucapnya.
Isra mengungkapkan, warga desanya dulu hanya mengandalkan perikanan sehingga desanya lebih dikenal dengan desa perikanan.
“Tapi sekarang desa kami juga dikenal dengan potensi pariwisatanya, selain wisatawan lokal juga kunjungan wisatawan nusantara bahkan internasional,” ungkapnya.
Isra pun menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Kaltim selama ini melalui instansi terkait yang telah memberikan bantuan bagi pengembangan sektor pariwisata dengan membangunkan homestay dan bantuan speedboat wisata, juga perahu nelayan.
Usai bersilaturahmi dengan jajaran Pemerintah Desa Semayang, rombongan kunker Pemprov Kaltim melanjutkan kunjungan ke Desa Melintang dan berakhir di Desa Enggelam Kecamatan Muara Wis, disambut Kepala Desa Muara Enggelam Madi beserta jajaran aparat Pemerintah Desa dan warga Desa Muara Enggelam.
Di Desa Semayang dan Desa Muara Enggelam, Pj Akmal Malik sempat menjajal olahraga paddling ditemani sang putri, Aisha Akmal. (*)

