SAMARINDA :Kalimantan Timur ditetapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan APBD Kaltim tahun ini diperkirakan mencapai Rp20 triliun. Karenanya baik pegawai ASN maupun non-ASN agar terus menjalin kerja sama yang baik dengan siapa saja, termasuk antara atasan dan bawahan.

Hal itu memerlukan kerja dan pemikiran besar, sekaligus menjadi tantangan untuk membangun Kaltim yang lebih maju, sejahtera dan lebih baik. Maka dari itu para pegawai harus bekerja lebih keras.
“Bawahan hormat kepada atasan dan atasan menghargai bawahan, juga saling bekerja sama antarpegawai,” kata Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi mengingatkan,saat bertindak sebagai pembina apel, Senin (6/2/2023).
Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kaltim akhirnya menggelar apel rutin setelah kurang lebih tiga tahun tidak dilaksanakan karena pandemi Covid-19.
Apel yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltim itu diikuti para pejabat struktural, ASN dan non-ASN.
“Saya mengimbau kepada seluruh ASN maupun non-ASN pada kesempatan ini untuk pertama bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberi kesempatan dan kesehatan,” pesannya.
Selain itu, Hadi juga mengimbau agar seluruh pegawai baik ASN maupun non-ASN terus disiplin. Menurutnya, kedisiplinan akan menjadi kunci sukses dalam bekerja, termasuk mendukung sukses pembangunan daerah dan nasional.
“Kita hanya akan sukses kalau bekerja keras, baik sukses pribadi, keluarga maupun kesuksesan mengantarkan Kalimantan Timur menjadi provinsi yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara bertindak sebagai pemimpin apel Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Kaltim Hj Syarifah Alawiyah.
Upacara dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra HM Syirajudin, Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Agus Sufian, Kadis Perindagkop dan UKM Kaltim M Saduddin, Inspektur Inspektorat M Irfan Pranata, para kepala biro, serta ASN dan non-ASN di lingkup Setda Provinsi Kaltim.

