SAMARINDA: Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan matang serta memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman.
Ia mengatakan masyarakat dipersilakan melaksanakan mudik, berkunjung ke keluarga, maupun melakukan kegiatan wisata selama libur Lebaran.
Namun, ia menekankan pentingnya persiapan yang baik sebelum meninggalkan rumah.
“Kami menyarankan kepada masyarakat yang akan mudik atau melakukan perjalanan agar mempersiapkan semuanya dengan baik, benar-benar well prepare dan well organize,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis 12 Maret 2026.
Ia mengingatkan warga agar memastikan seluruh pintu dan jendela rumah telah terkunci dengan baik sebelum bepergian.
“Kalau mau pulang kampung, rumah harus dipastikan benar-benar dalam keadaan terkunci. Semua pintu digembok agar keamanannya maksimal,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan bahaya, seperti kompor, sudah dalam kondisi mati sebelum meninggalkan rumah.
Menurut Hendri, kendaraan yang tidak dibawa mudik juga dapat dititipkan di tempat yang aman, termasuk di kantor kepolisian.
“Kalau kendaraan tidak dibawa, kami sarankan bisa dititipkan di kantor kepolisian atau di lingkungan yang memiliki pengamanan seperti di kelurahan maupun RW yang ada pengawasan dari kepolisian atau pengamanan swakarsa,” jelasnya.
Untuk menjaga keamanan selama periode mudik, Polresta Samarinda juga akan meningkatkan patroli di wilayah permukiman yang ditinggalkan pemiliknya.
“Jajaran kepolisian akan terus melakukan patroli rutin dan berkala di wilayah permukiman untuk memastikan rumah-rumah yang kosong tetap aman dan tidak terjadi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Selain aspek keamanan rumah, Kapolresta juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara selama arus mudik.
Ia mengatakan setiap tahun periode mudik Lebaran selalu diiringi peningkatan potensi kecelakaan lalu lintas.
“Biasanya setiap tahun saat arus mudik Idulfitri terjadi peningkatan kecelakaan lalu lintas. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara,” katanya.
Hendri berharap masyarakat dapat menjadikan momentum Idulfitri sebagai momen kebahagiaan bersama keluarga tanpa diwarnai peristiwa yang tidak diinginkan.
“Kita jadikan Idulfitri ini sebagai momen kebahagiaan, tetapi tetap harus berhati-hati dengan memperhitungkan segala risiko agar tidak terjadi kecelakaan maupun gangguan keamanan lainnya,” pungkasnya.

