JAKARTA: Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bergerak cepat mempercepat pembangunan gerai fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih guna mengejar target lebih dari 80 ribu gerai di seluruh Indonesia.
Hingga saat ini, Kementerian Koperasi mencatat lebih dari 44 ribu titik lahan telah terpetakan sebagai lokasi pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih.
Dari jumlah tersebut, 13 ribu lebih gerai telah berhasil dibangun dan mulai beroperasi.
“Percepatan pembangunan ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam 1–2 hari ke depan, kami akan menyelenggarakan langkah percepatan bersama lintas kementerian dan lembaga,” ujar Ferry Juliantono usai menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.
Untuk mempercepat pembangunan fisik gerai, Kemenkop akan menggandeng sejumlah kementerian dan lembaga strategis, di antaranya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Dalam Negeri, serta Badan Pengelola BUMN.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Desa PDT Yandri Susanto, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, serta Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata.
Ferry menjelaskan, berdasarkan sistem informasi command center Kemenkop, saat ini telah tercatat lebih dari 83 ribu Kopdes/Kel Merah Putih berbadan hukum.
Jumlah tersebut melibatkan sekitar 1,65 juta anggota dan 690 ribu pengurus di seluruh Indonesia.
Ia optimistis, dengan dukungan lintas sektor, pembangunan 26 ribu titik gerai fisik dapat direalisasikan hingga April tahun ini.
“Kami terus melakukan pelatihan SDM dan penyempurnaan sistem digitalisasi agar Kopdes Merah Putih bisa dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, Kemenkop juga mendorong sinergi program lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat swasembada pangan nasional.
Pengembangan usaha koperasi diarahkan dari hulu hingga hilir, termasuk pemanfaatan Hub Kopdes/Kel Merah Putih serta penerapan teknologi berbasis Internet of Things (IoT).
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan produktivitas usaha koperasi, sehingga nilai tambah ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani, koperasi, dan masyarakat desa.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih akan mendapatkan dukungan optimal dari PT Agrinas Pangan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Ia menegaskan, Kopdes/Kel Merah Putih terus dikembangkan sebagai motor penggerak ekonomi desa, khususnya melalui pengelolaan unit-unit usaha strategis di sektor pangan, termasuk komoditas beras.
Dengan percepatan pembangunan gerai fisik dan penguatan ekosistem usaha, pemerintah menargetkan Kopdes Merah Putih menjadi fondasi ekonomi kerakyatan yang tangguh sekaligus penopang ketahanan pangan nasional.

