
BONTANG : Reses Ustaz Malik, anggota Komisi III DPRD Kota Bontang dan audiensi dengan warga, muncul berbagai keluhan terhadap kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) dan kondisi jalanan di wilayah mereka.
Salah satu keluhan yang disampaikan oleh warga Kelurahan Belimbing adalah kerusakan dan padamnya sejumlah PJU di kawasan Jalan Arief Rahman Hakim.
Akibat kondisi tersebut, kecelakaan lalu-lintas sering terjadi pada malam hari karena penerangan minimnya.
Warga juga merasa khawatir, terutama perempuan, saat harus melintas di wilayah tersebut pada malam hari.
Samin, salah satu warga Kelurahan Belimbing, mengemukakan susahnya melewati jalan tanpa penerangan.
“Mobil truk yang parkir di pinggir jalan juga tidak kelihatan jelas karena tidak ada penerangan,” ungkap Samin.
Di tempat lain, warga Kelurahan Gunung Telihan, Nur Aisyah, mengeluhkan kondisi jalan Pontianak 3 yang belum dicor. Kondisi tersebut menyebabkan jalan menjadi becek dan licin ketika hujan turun.
Dia juga menyebutkan bahwa beberapa jalanan yang sudah dicor masih memiliki masalah pada drainasenya, sehingga genangan air sering terjadi saat hujan.
“Ada juga kiatnya sudah dicor tapi drainasenya belum diperbaiki, jadi sama saja. Kalau hujan parit penuh dan airnya naik ke jalan, kami harap segera diperbaiki,” pintanya.
Dalam menanggapi keluhan-keluhan warga, Ustaz Malik berjanji untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan perbaikan.
Warga juga telah sering mengusulkan penambahan lampu lingkungan, yang akan diusulkan dan ditindaklanjuti.
“Kita juga harus mengetahui jalanan atau drainase di jalan mana yang mau diperbaiki, speknya seperti apa. Jadi baru bisa dianggarkan di pengaggaran berikutnya,” urainya.
Ustaz Malik juga menyebutkan bahwa perbaikan tersebut dapat menggunakan anggaran dari kelurahan sebesar Rp1 Miliar untuk perbaikan infrastruktur.
Selain itu, Pokok Pikiran (Pokir) DPRD juga bisa digunakan untuk pengerjaan infrastruktur. Namun perlu dilakukan perhitungan lebih lanjut mengenai ukuran panjang dan lebar infrastruktur yang akan diperbaiki.
“Kita juga harus mengetahui jalanan atau drainase di jalan mana yang mau diperbaiki, speknya seperti apa,” terangnya.
Ustaz Malik mengajak masyarakat Kota Taman, khususnya di dapil Bontang Barat, untuk proaktif dalam mengawal setiap perbaikan dan pembangunan yang diperlukan demi memajukan Bontang menjadi kota yang lebih baik. (*)

