SAMARINDA: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Samarinda mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih travel umrah dengan memastikan legalitas resmi guna menghindari praktik penipuan yang masih kerap terjadi.
Kepala Kemenhaj Samarinda, Jurait, menyayangkan masih ditemukannya biro perjalanan yang beroperasi tanpa izin maupun menyalahgunakan izin milik pihak lain.
“Kalau masyarakat ingin umrah, pilih travel yang berizin. Yang terdaftar resmi itu yang menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya ditemui di kantor Kemenhaj Samarinda, Jumat, 27 Maret 2026.
Untuk memudahkan masyarakat, ia menyarankan pengecekan melalui aplikasi Haji Pintar yang memuat daftar travel umrah resmi berizin pemerintah.
“Di aplikasi Haji Pintar ada daftar travel yang sudah terdaftar secara resmi, itu bisa dicek langsung,” katanya.
Meski demikian, Jurait mengakui pengawasan di lapangan masih memiliki keterbatasan, terutama terkait modus penyalahgunaan izin antar travel.
Ia menyebut masih ada oknum yang meminjam izin biro lain untuk menjalankan usaha di luar pengawasan pemerintah.
“Kadang ada yang pinjam izin travel lain, itu yang sulit kami awasi. Yang jelas, yang terdaftar dan legal itu yang menjadi kewenangan kami,” tegasnya.
Melalui imbauan ini, Kemenhaj Samarinda berharap masyarakat tidak mudah tergiur penawaran murah tanpa memastikan legalitas travel, sehingga potensi kasus penipuan perjalanan umrah dapat diminimalisir.

