Samarinda – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau akrab disapa Gus Menteri mengatakan masih ada sekitar tujuh ribu lebih pembinaan terkait pengusaha kecil dan BUMDes di Kaltim.
“Akan terus berlanjut sampai tuntas dan masih menjadi tugas kita Kementerian Desa yang bertanggung jawab untuk bikin Gerakan Nasional BBI di Kaltim,” ujarnya belum lama ini.
Dijelaskan Gus Menteri, jumlah keseluruhan UMKM, BUMDes dan BUMDes Bersama di Kaltim akan terus dikurasi.
“Semua itu pada pucuknya saya dengan Pak Gubernur bersama mendukung dan menopang seluruh apa yang terkait dengan IKN,” katanya.
Gus Menteri mengatakan desa-desa sedang menyiapkan diri dengan integrated farming agar ketahanan pangan hewani dan nabati bisa ditopang dengan BUMDes Bersama yang ada.
Selain itu, ia menyebut telah mempersiapkan kawasan pertanian, seperti di Kalimantan Tengah dengan desa yang menjadi basisnya.
“Kaltim kan memang ibu kota negaranya, tapi supportingnya bukan hanya Kaltim,” tuturnya.
Bahkan Sulawesi Tengah, yakni Kota Palu pun dikatakannya juga sudah menyiapkan diri membantu suksesnya IKN di Kaltim.
“Palu mempersiapkan kebutuhan logistik untuk ketahanan pangan. Mungkin ketahanan pangan nabati,” ungkapnya.
Sementara itu, ia juga mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Di beberapa provinsi pihaknya juga memberikan support pemanfaatan dana desa secara khusus untuk penguatan jaringan.
“Misalnya di Palu kemarin kita akan bangun semacam MoU antara Kementerian Desa, Bakti Kominfo dan Pemerintah Sulteng menyasar kurang lebih seribu desa untuk tahap pertama,” paparnya.
“Kira-kira Rp 50 juta yang akan diplotting khusus untuk mensupport penguatan di jaringan. Karena itu memang kunci,” papar Gus Menteri lagi.

