Samarinda-Prestasi atlet dalam ajang olahraga selevel Pekan Olahraga Nasional (PON) pastinya tidak lepas dari latihan keras dan perjuangan yang tak kenal menyerah.
Namun di luar kerja keras dan motivasi tinggi, serta dukungan strategi jitu pelatih, satu hal yang tak boleh dilupakan adalah peran para fisioterapi dan para tukang urut.
Fisioterapi dan para tukang urut ini biasanya bertugas untuk merehabilitasi fungsi tubuh ketika para atlet mengalami kelelahan atau cedera.
Pada PON XX Papua 2021 ini, Kontingen Kaltim setidaknya membawa 6 juru urut. Mereka dibagi dan ditugaskan ke semua daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan PON Papua.
“Senang sekali bisa dipercaya menjadi bagian dari tim kesehatan Kaltim. Tugas saya khusus memberi layanan massage (pijat),” kata Tri Gunawan, Jumat (1/10/2021) diberangkatkan ke Papua.
Dia mengaku sangat bangga karena bisa membantu kontingen Kaltim dalam urusan pijat memijat ini.
“Bisa bergabung di kontingen Kaltim, saya senang sekali. Apalagi, ini pertama kali saya ke Papua,” ungkap pria kelahiran Banyumas itu.
Di Papua, Tri akan ditugaskan di Timika. Ini pun akan jadi pengalaman baru baginya. Namun ia mengaku sudah siap lahir batin dimana pun ditugaskan.
Sebelumnya, Tri adalah tukang urut yang hanya dipanggil jika diperlukan ketika ada atlet yang cedera atau kelelahan.
“Alhamdulillah tahun ini bisa masuk di tim kesehatan PON Kaltim,” ucap bangga bapak satu anak yang kini bahagia bersama keluarga kecilnya di Jalan Jelawat Samarinda itu.
Sebelum bertolak ke Papua, Tri Gunawan sudah memberikan layanan massage kepada para atlet Kaltim selama tiga bulan pelaksanaan pemusatan latihan daerah (puslatda).
Disebutkan Tri, selama ini cedera yang dialami atlet kebanyakan di sekitar kaki, tangan dan belikat.
“Tapi ada juga yang kita relaksasi otot-ototnya karena kelelahan, bukan karena cedera,” sebut Tri.
Meski mengaku siap lahir batin untuk memberi layanan terbaik seperti menghilangkan keseleo dan merehabilitasi fungsi otot, Tri berdoa agar atlet Kaltim sukses meraih prestasi terbaik, tanpa harus mengalami cedera serius.

