KUKAR : Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara Muhammad Amin resmi melantik anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kecamatan Marangkayu untuk pemilihan umum (pemilu) 2024.

Ia berpesan agar para anggota PPS yang telah dilantik siap melaksanakan tugas-tugas kepemiluan yang mungkin tantangannya akan lebih berat ke depan.
“Karena biasanya dari periode ke periode selalu ada hal yang baru, apalagi ini kita dihadapkan teknologi yang lebih maju jadi kita harus menyesuaikan kondisi. Bahkan pesan Bapak Presiden kita harus siap melaksanakan pemilu dalam masa resesi,” kata Amin di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Marangkayu, Selasa (24/1/2023).
Amin mengaku bersyukur sekaligus terkejut melakukan pelantikan di Kecamatan Marangkayu. Ia menyebut, ada sesuatu yang spesial dari pelantikan di Marangkayu dimana antusias perempuan ternyata cukup besar.
“Saya hampir tidak percaya dan ini tidak banyak terjadi di tempat lain,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pada umumnya situasi yang biasa ditemukan yaitu sulitnya untuk mencari peserta perempuan. Namun yang terjadi di Marangkayu justru sebaliknya.
“Karena paling jarang perempuan itu mau berpartisipasi aktif. Kalau di belahan Indonesia yang lain belum tentu bisa ada kondisi seperti ini,” pujinya.
Lanjut Amin, aturan afirmasi 30 persen keterwakilan perempuan dibuat bukan tanpa sebab. Perempuan diharapkan bisa berpartisipasi maksimal bukan hanya sekadar menjadi penyelenggara, namun juga di dunia politik secara umum.
Ia mengakui, memang partisipasi perempuan sangat minim bahkan ketika di undang-undang itu bicara keterwakilan 30 persen perempuan masih tidak terpenuhi 30 persennya.
“Jadi di sini keren, saya apresiasi luar biasa. Ini kita baru lihat yang terpilih, kalau lihat pendaftarnya itu lebih luar biasa lagi antusiasnya. Pendaftarnya banyak sekali perempuannya,”ujarnya.
Ia mengingatkan, tugas PPS yang telah dilantik itu ialah meyakinkan masyarakat di Marangkayu agar bisa berpartisipasi baik menyukseskan pemilu.
“Mudah-mudahan teman-teman PPS bisa tetap semangat karena menjalankan pemilu banyak hal yang tidak terduga. Contoh sederhananya saja jam kerjanya sudah pasti tidak terduga. Tidak mengenal hari libur, hanya kalender berdasarkan jadwal tahapan,” ucapnya.
Di hari yang sama, Amin juga akan melantik di tiga kecamatan lainnya, yakni Muara Badak, Tenggarong Seberang dan Sebulu.
Sekretaris Camat Rahmatang yang hadir mewakili Camat Marangkayu mengucapkan selamat kepada seluruh anggota yang sudah dilantik menjadi PPS di desa masing-masing.
“Mudah-mudahan yang sudah dilantik dapat bekerja dengan baik karena amanah yang diberikan merupakan amanah besar yang harus dikerjakan sejujur-jujurnya,” pesannya.
Ia menegaskan, PPS menjadi ujung tombak panitia pemilihan yang ada di setiap wilayah masing-masing dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang proses pemilihan.
“Kami berharap selain mengajak, bapak/ibu harus dan bisa memberikan pengertian ke masyarakat agar minimal menjadi masyarakat yang baik dalam pemilu,” tegasnya.
Ketua PPK Marangkayu Suhardi menambahkan, total seluruh peserta yang dilantik sebanyak 33 orang yang berasal dari 11 desa.
“Untuk yang laki-laki ada 17 orang dan perempuan 16 orang,” ungkapnya.
Usai pelantikan kegiatan dilanjut dengan penyampaian materi oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Turut hadir, jajaran Polsek Marangkayu, jajaran PPK Marangkayu, jajaran Panwaslu Marangkayu dan Kepala Desa se-Marangkayu.

