SAMARINDA: Korem 091/Aji Surya Natakusuma (ASN) terus meningkatkan kemampuan bela diri prajurit melalui latihan rutin Pencak Silat Militer (PSM), salah satu program unggulan TNI Angkatan Darat.
Latihan digelar pada Jumat pagi 14 November 2025 di Lapangan Korem 091/ASN dan diikuti seluruh personel Makorem serta Balak Aju setelah apel gabungan.
Pencak Silat Militer merupakan bela diri khas TNI AD yang menggabungkan ragam teknik pencak silat tradisional Indonesia untuk membentuk prajurit yang tangguh secara fisik, mental, dan karakter.
Dalam sesi latihan kali ini, para prajurit menerima pembinaan teknik dasar mulai dari salam perguruan, sikap dasar, sikap pasang, hingga teknik penjuru.
Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto usai latihan menegaskan bahwa penguasaan PSM bukan sekadar keterampilan bela diri, tetapi bagian dari profesionalisme prajurit TNI AD.
“Bela diri Pencak Silat Militer merupakan kemampuan wajib yang harus dimiliki setiap prajurit, karena menjadi identitas bela diri khas TNI AD. Penguasaan PSM juga menjadi salah satu faktor pendukung dalam proses Usul Kenaikan Pangkat (UKP),” ujarnya.
Ia menambahkan, latihan PSM dilaksanakan secara rutin setiap Jumat sesuai jadwal dari Komando Atas.
Dengan pembinaan yang terus berkesinambungan, diharapkan seluruh prajurit memiliki kemampuan pertahanan diri yang mumpuni sebagai dasar menghadapi berbagai situasi tugas.
PSM merupakan program unggulan Kasad yang menekankan empat kemampuan utama prajurit, yakni jago perang, mahir menembak, memiliki fisik prima, dan menguasai bela diri.
Melalui latihan ini, Korem 091/ASN berkomitmen mencetak prajurit yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan tugas di lapangan.
Latihan berlangsung tertib dan antusias, mencerminkan semangat prajurit dalam mempertahankan disiplin serta kemampuan bela diri sebagai bagian dari identitas dan kehormatan TNI AD.

