
Bontang – Ledakan yang terjadi di Pabrik V PT Pupuk Kaltim (PKT) belum lama ini harus menjadi penanda. Pengingat agar produsen amoniak dan urea itu lebih memaksimalkan tanggung jawab sosial mereka.
“Kita harapkan CSR (community social responsibility) PKT dimaksimalkan untuk masyarakat Kota Bontang, bukan hanya masyarakat buffer zone. Namun masyarakat Bontang pada umumnya harus merasakan manfaat keberadaan PKT,” kata Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam saat disambangi Narasi.co, Selasa (26/7/2022) di ruang kerjanya.
Harapan Faiz ini sangat beralasan, sebab ketika terjadi hal-hal buruk dari operasional industri pupuk itu, maka masyarakat Bontang lah yang pertama akan mendapatkan dampak dan risikonya.
“Seperti yang terjadi kemarin. Syukur alhamdulilah tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan meski sudah terjadi ledakan,” tandasnya.
Politikus muda Partai Golkar yang akrab disapa Faiz ini mengakui bahwa selama ini PKT memang telah banyak memberikan sumbangsih serta bantuan kepada masyarakat Bontang.
“Termasuk untuk masyarakat buffer zone, baik itu dari segi kesehatan maupun kegiatan sosial lainnya,” tuturnya.
Sementara terkait kekhawatiran masyarakat soal gas beracun yang diakibatkan setelah ledakan, Faiz menyebutkan bahwa situasi sudah aman.
“Masyarakat tidak perlu risau. Kapolda Kaltim sudah menyatakan aman,” pesan Faiz seraya meminta masyarakat tidak berspekulasi soal ledakan tersebut.
Pihak PKT dan Polda Kaltim sudah menyampaikan bahwa kondisi aman pascaledakan tersebut.

