BONTANG : Hal lumrah, jelang perayaan Natal 2022 dan tahun baru 2023 harga sejumlah komoditas pokok di Kota Bontang mulai merangkak naik.Seperti lombok atau cabai mengalami kenaikan harga antara Rp 3000 hingga 5000 per kilogram.

Informasi yang di peroleh Narasi.co saat berada di lapangan, komoditas tersebut antara lain komoditas cabai, ayam potong dan telur.
Seorang pedagang Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) Nur Ain menerangkan, kenaikan cabai mulai terjadi sejak sepekan yang lalu.
“Ya memang seperti ini, setiap akhir tahun atau lebaran harga akan meningkat,” ujar wanita yang berprofesi pedagang sayur sejak 5 tahun lalu itu.
Nur Ain mengatakan, tidak hanya lombok, harga sayuran juga merangkak naik, namun selisih kenaikan hanya Rp 2000-3000 per jenis sayuran.
“Memang dari pemasoknya memang ada kenaikan harga,” jelasnya, Selasa (20/12/2022).
Sementara itu, seorang pedagang ayam potong di Jalan KS Tubun yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika harga ayam potong juga mengalami peningkatan. Di mana ayam potong berukuran besar dikenakan harga Rp 65.000 per ekor dari sebelumnya Rp 60.000 per ekor. Sedangkan ayam yang berukuran sedang seharga Rp 50 ribu per ekor.
“Lagi pada naik memang,” tuturnya.
Hal ini rupanya juga terjadi pada telur ayam di mana mengalami peningkatan dari harga Rp 38.000 per kilogram kini Rp 41.000 per kilogram.
Amin seorang pedagang sembako mengatakan kenaikan ini memungkinkan bisa terus meningkat hingga akhir tahun atau awal tahun 2023.
“Mungkin bisa sampai akhir tahun. Karena pengalaman-pengalaman di tahun sebelumnya memang sudah seperti ini,” tandasnya.

