SAMARINDA : Dalam rangka memaksimalkan langkah mitigasi pengendalian bencana alam,Pemerintah Kota Samarinda tengah merencanakan pembentukan unit pelaksana teknis (UPT) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda.
Ha itu diungkapkan Wali Kota Samarinda Andi Harun kepada awak media, usai kegiatan karya bakti pembersihan gulma di Dermaga Mahakam Ilir, Rabu (15/2/2023).
Dikatakan, pembentukan UPT tersebut nantinya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian banjir dan pemeliharaan jalan di Kota Tepian. Dimana,rencana tersebut telah memasuki tahap proses asistensi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“Semoga saja UPT tersebut dapat segera bisa kita bentuk setelah mendapatkan persetujuan dari Pemprov Kaltim,” tuturnya.
Dijelaskan, UPT Khusus Pengendalian Banjir dan Pemeliharaan Jalan BPBD Samarinda akan memberikan pelayanan darurat bencana secara maksimal kepada masyarakat. Seperti sebut dia, aparat akan bertugas melakukan penanganan darurat bencana, penyelamatan dan evakuasi masyarakat dan melakukan perlindungan lainnya.
Kemudian, lembaga UPT khusus pengendalian bencana itu, kata dia, juga akan mensosialisasikan dan memberikan informasi tentang penanganan bencana ataupun langkah-langkah mitigasi bencana alam kepada masyarakat.
Lanjutnya, rencana tersebut merupakan salah satu upaya Pemkot Samarinda dalam meningkatkan pelayanan kepada publik khususnya menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat dari ancama bencana alam.
“Mereka mempunyai tugas yang lebih spesifik dan lebih fokus merespon cepat kejadian banjir, kerusakan jalan tanah longsor,” terangnya.

