
BONTANG : Kota Bontang dihebohkan dengan maraknya parkir liar dan praktik pungutan liar (pungli) di beberapa lokasi strategis.
Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat merencanakan pembentukan satuan tugas (satgas) khusus melakukan penertiban.
Rencana tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.
Ia menyambut baik langkah yang diambil oleh Dishub Kota Taman tersebut, menganggapnya sebagai upaya yang tepat demi kenyamanan masyarakat.
Andi Faiz menilai penertiban parkir liar merupakan langkah yang sudah seharusnya dilakukan.
Ia menegaskan pentingnya pendataan terhadap semua tempat parkir yang ada di Kota Bontang agar dapat dikelola dengan baik.
Selanjutnya, Pemerintah Kota Bontang dapat mempekerjakan juru parkir sebagai mitra Dishub Kota Bontang dalam menjalankan tugasnya.
“Dengan demikian, praktik pungli dapat diberantas dan langkah ini juga akan berdampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bontang,” ungkap Andi Faiz.
Sebelumnya, Kasi Prasarana Dishub Bontang, Iqbal Srijaya, mengungkapkan dalam pemberitaan media bahwa pembentukan satgas ini merupakan tindak lanjut dari keluhan dan kegelisahan masyarakat terhadap maraknya pungutan liar tanpa adanya tiket parkir.
Ia menjelaskan bahwa satgas yang akan dibentuk nantinya akan terdiri dari anggota Kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Untuk menangani sisi teknis, Dishub Bontang akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi dengan mengundang juru parkir dan pemilik usaha terkait.
Lokasi yang menjadi sasaran utama penertiban adalah Berbas Pantai, Tanjung Laut, dan sepanjang Jalan Ahmad Yani. Tindakan tegas akan diambil terhadap para pelanggar parkir liar serta para oknum yang terlibat dalam praktik pungli.
Diharapkan, dengan adanya satgas ini, masyarakat Kota Bontang dapat kembali menikmati fasilitas parkir yang aman, tertib, dan tidak memberatkan.
Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga dan pengunjung Kota Bontang. (*)

