SAMARINDA: Partai NasDem Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan kesiapan menghadapi tahapan verifikasi pencalonan legislatif 2027 dengan membuka peluang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terjun ke dunia politik.
Ketua DPW Partai NasDem Kaltim yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi menghadirkan wajah-wajah baru, seiring dominasi pemilih dari kalangan generasi Z pada Pemilu 2029 mendatang.
“Untuk 2029, pemilihnya mayoritas Gen Z. Jadi kita harus membuka peluang sebesar-besarnya untuk anak muda yang ingin terjun ke dunia politik,” ujarnya saat diwawancarai dalam acara open house Idulfitri di kediamannya di Samarinda, Senin, 23 Maret 2026.
Ia menegaskan NasDem tidak akan memberlakukan persyaratan yang memberatkan bagi calon legislatif muda yang ingin bergabung.
Menurutnya, partai justru akan memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pembiayaan maupun pemenuhan persyaratan administrasi.
“Kalau memang ada yang berpotensi, Partai NasDem siap membantu apa pun yang dibutuhkan oleh calon muda,” katanya.
Selain menyasar generasi muda, NasDem juga membuka peluang bagi kader dari partai lain yang ingin bergabung, termasuk petahana atau incumbent.
Langkah ini disebut sebagai strategi memperkuat komposisi calon legislatif di Kaltim.
Terkait verifikasi 2027, Celni memastikan NasDem Kaltim telah siap memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum.
“Dari DPP sudah menekankan jauh-jauh hari, jadi kita sudah siap untuk verifikasi,” ujarnya.
Untuk target politik, NasDem menargetkan posisi pimpinan di DPRD Provinsi Kalimantan Timur serta mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan kursi di tingkat kabupaten/kota, termasuk di Samarinda.
Celni juga mengungkapkan rencananya untuk maju ke tingkat provinsi pada Pemilu 2029, mengingat masa jabatannya di DPRD Kota Samarinda akan berakhir.
“Insyaallah rencananya ke provinsi. Ini terakhir jabatan saya di DPRD Kota,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari persiapan, NasDem Kaltim juga akan menggelar bimbingan teknis (bimtek), sosialisasi, serta pelatihan kader yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juni mendatang dengan melibatkan seluruh DPD kabupaten/kota.

