
SAMARINDA: Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono mengajak generasi milineal memanfaatkan teknologi digital untuk dalam rangka memacu inovasi dan kreativitas dalam berwirausaha, sedangkan pemerintah daerah memberikan dukungan fasilitasi.
“Pemuda, termasuk mahasiswa harus bisa memanfaatkan perkembangan teknologi digital yang pesat ini untuk membuka dan mengembangkan usaha agar sesuai kebutuhan zaman,” ungkap Tyo sapaan akrabnya kepada wartawan di Kantor DPRD Kaltim, Rabu (29/11/2023).
Menurutnya, generasi milenial yaitu generasi yang lahir pada 1981-1996 (atau saat ini berusia 24-39 tahun).
Hal itu disampaikan Nidya Listiyono saat menjadi narasumber dalam Seminar Kewirausahaan 2023 yang diinisiasi oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa Sebatik Samarinda (HIPMAS).
Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa sudah harus mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam rangka menghadapi tantangan ke depan. Jangan sampai pemuda hanya jadi penikmat (konsumen) saja.
“Kita ingin pemuda bisa menciptakan produk, atau jadi produsen. Jangan hanya jadi pencari kerja, tapi ciptakan lapangan kerja. Jangan hanya jadi follower, tapi jadilah leader,” tegasnya.
Berbagai teknologi yang berkembang saat ini harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kewirausahaan.
Pemerintah juga harus memberikan dukungan dengan menyiapkan wadah mengembangkan inovasi bagi pemuda dan mahasiswa.
“Pemerintah semestinya memberikan fasilitas dan dukungan kepada para pemuda. yang ingin berinovasi dan berwirausaha di berbagai bidang,” imbuhnya.
Dukungan dari pemerintah yang diperlukan, kata Tiyo, antara lain bimbingan kewirausahaan, jaringan pemangku kepentingan, akses pasar, hingga bantuan modal kerja.
Para pemangku kepentingan seperti pelaku usaha, akademisi, hingga pemerintah juga perlu terlibat dalam pengembangan ekosistem digital.
“Kita harapkan anak-anak muda untuk terus meningkatkan inovasi dan kreativitas di era digitalisasi ini,” tutupnya. (*)

