
KUTIM: Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menyebut setiap kegiatan olahraga yang memiliki kaitan dengan promosi wisata daerah sebaiknya disinergikan dengan Dinas Pariwisata.
Ia menekankan, koordinasi lintas sektor diperlukan agar arah kebijakan pengembangan pariwisata berjalan selaras dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Ardiansyah saat membuka turnamen arung jeram di Sungai Sangatta, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kamis, 13 November 2025.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga yang melibatkan peserta dari luar daerah tidak hanya bernilai kompetitif, tetapi juga berpotensi memperkenalkan daya tarik wisata Kutai Timur secara lebih luas.
Menurutnya, setiap kegiatan olahraga yang bersinggungan dengan sektor pariwisata seharusnya tak berdiri sendiri.
Salah satunya adalah arung jeram dapat dijadikan sarana promosi untuk menampilkan potensi wisata dan memperkuat citra Kutai Timur sebagai daerah tujuan rekreasi.
Ardiansyah menilai, keterpaduan antara olahraga dan pariwisata bisa menjadi strategi efektif untuk mendorong kunjungan wisatawan serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ia mencontohkan, pelaksanaan event olahraga yang dikaitkan dengan promosi destinasi wisata biasanya menimbulkan efek berganda, terutama bagi pelaku usaha kecil di sektor kuliner dan jasa.
Jika setiap kegiatan olahraga diintegrasikan dengan agenda pariwisata, kata Ardiansyah, dampaknya tidak hanya terlihat pada prestasi atletik, melainkan juga pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia menambahkan, koordinasi dengan Dinas Pariwisata bukan semata persoalan administratif, tetapi upaya menyatukan visi agar setiap kegiatan mampu memberikan manfaat berkelanjutan.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menanamkan nilai promosi daerah dalam setiap program pembangunan, termasuk kegiatan sosial dan kebudayaan.
Dengan pendekatan semacam itu, setiap sektor pembangunan diharapkan saling menopang untuk menciptakan pertumbuhan yang merata.
Ia berharap sinergi tersebut dapat menjadikan Kutai Timur sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Timur.
Daerah ini, lanjutnya, tidak hanya memiliki kekayaan alam yang melimpah, tetapi juga kehidupan sosial yang dinamis melalui beragam kegiatan masyarakat.
Pemerintah daerah mencatat, sektor pariwisata kini diarahkan menjadi salah satu penopang ekonomi Kutai Timur.
Dalam kerangka itu, kolaborasi dengan dunia olahraga dipandang sebagai bagian dari strategi besar untuk memperluas basis ekonomi dan memperkuat identitas daerah di tingkat nasional. (Adv)

