KUKAR: Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di tingkat kecamatan sebagai langkah konsolidasi lintas sektor setelah terbitnya Keputusan Bupati Kutai Kartanegara tentang pembentukan satuan tugas program tersebut.
Rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kecamatan Loa Kulu itu dimaksudkan sebagai forum untuk menyatukan langkah seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.
Camat Loa Kulu Ardiansyah menjelaskan, rakor menjadi sarana penting untuk memantau sejauh mana program tersebut telah berjalan sekaligus memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Tujuannya sebagai upaya koordinasi lintas sektor sekaligus untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan di wilayah Kecamatan Loa Kulu,” kata Ardiansyah saat dikonfirmasi Jumat, 30 Januari 2026.
Dijelaskan bahwa dalam rapat tersebut, seluruh unsur yang tergabung dalam Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Kecamatan Loa Kulu diminta memaparkan laporan perkembangan di wilayah kerja masing-masing.
Paparan tersebut mencakup berbagai aspek pelaksanaan, mulai dari kesiapan fasilitas pendukung hingga mekanisme operasional di lapangan.
“Rapat membahas aspek teknis pelaksanaan, mulai dari kesiapan fasilitas, distribusi makanan, hingga keamanan pangan agar makanan yang disalurkan benar-benar layak konsumsi,” jelasnya.
Selain mengevaluasi pelaksanaan yang telah berjalan, rapat koordinasi juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama program berlangsung.
Kendala tersebut, menurut Ardiansyah, tidak hanya bersifat teknis di lapangan, tetapi juga mencakup aspek koordinasi antarinstansi yang terlibat.
Melalui forum tersebut, setiap peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, pandangan, dan saran sebagai bahan perumusan solusi bersama.
Sebagai Ketua Satuan Tugas MBG Kecamatan Loa Kulu, Ardiansyah menegaskan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh peran aktif seluruh anggota satgas.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara konsisten, sejalan dengan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Kberhasilan program MBG sangat bergantung pada koordinasi yang solid, komunikasi yang efektif, serta komitmen bersama dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia berharap, melalui koordinasi yang berkelanjutan dan evaluasi yang rutin, program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Secara khusus, Ardiansyah menaruh harapan agar program tersebut mampu berkontribusi terhadap peningkatan status gizi masyarakat, terutama anak-anak dan di wilayah Kecamatan Loa Kulu.

