Samarinda – Perbaikan akses jalan (paving block) di lintasan Taman Samarendah kembali dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda. Perbaikan itu seolah tidak pernah habis. Padahal paving block tersebut belum lama rampung bersamaan dengan normalisasi drainase.
Menyinggung persoalan perbaikan yang kerap berulang, Kepala Seksi Perbaikan Jalan dan Jembatan PUPR Kota Samarinda Budy Santoso menerangkan di bawah paving block terdapat pasir hang jika terus menerus terkena air maka pasir akan bergeser dan menyebabkan tekstur jalan menjadi rusak dan bergelombang.
“Nah waktu perbaikan sebelumnya, lantai kerjanya tipis sehingga sekarang kami cor. Jadi yang sudah diperbaiki ini kemungkinan akan tahan dan tidak turun lagi,” kata Budy saat dihubungi Narasi.co.
Seputaran Taman Samarendah yang tepatnya di Jalan Bhayangkara merupakan akses jalan umum yang dilewati semua jenis kendaraan.
Dikonfirmasi pemilihan opsi aspal agar jalan lebih awet, Budy menegaskan sejatinya pihaknya juga menginginkan hal tersebut tetapi penggunaan paving block merupakan konsep awal perencanaan didirikannya taman.
“Kami juga mau sebenarnya untuk opsi aspal. Karena itu taman, jadi dulu konsepnya kendaraan yang melintas tidak boleh cepat. Tetapi yang membuat konsep bukan kami, kami di Bina Marga hanya bertugas memperbaiki saja,” sebutnya.
Lebih jauh, Budy mengatakan kalau pengerjaan proyek yang menghabiskan dana sekitar Rp 195 juta tersebut akan selesai dalam kurun waktu sebulan dan pada Februari mendatang sudah dapat dilewati dengan baik.

