BONTANG: Duka mendalam dirasakan keluarga besar PDI Perjuangan Kota Bontang atas wafatnya Wakil Ketua DPRD Bontang, Maming.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bontang, Joni Alla Padang, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian almarhum yang selama ini dikenal sebagai sosok panutan di internal partai.
Hal itu disampaikan Joni saat ditemui di lokasi pemakaman almarhum di TPU Pisangan, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu, 5 April 2026.
“Ini tentu menjadi kabar yang sangat menyedihkan bagi kami. Beliau adalah panutan di PDI Perjuangan. Kami betul-betul merasa kehilangan,” ujarnya.
Secara pribadi, Joni mengaku memiliki kedekatan dengan almarhum. Ia bahkan menggambarkan hubungan mereka layaknya orang tua dan anak dalam perjalanan politiknya di partai.
“Saya sendiri masih tergolong baru. Bagi saya beliau seperti orang tua, seperti anak angkat beliau. Banyak hal yang selalu beliau arahkan dan bantu,” ungkapnya.
Menurut Joni, sosok Maming dikenal sebagai figur yang bijaksana dan mampu menjadi penyeimbang ketika terjadi dinamika, baik di internal partai maupun di lingkungan legislatif.
Selama ini, almarhum kerap hadir sebagai penengah ketika muncul berbagai persoalan yang membutuhkan sikap bijak dan solusi.
“Yang saya lihat selama ini, beliau adalah sosok yang cukup bijaksana. Ketika di partai terjadi dinamika atau di dewan ada persoalan, beliau selalu hadir memberikan solusi,” katanya.
Sikap tersebut, lanjut Joni, membuat almarhum dihormati oleh banyak pihak karena mampu membawa suasana yang lebih tenang dalam setiap permasalahan.
“Beliau selalu mencoba mencari jalan keluar dari setiap persoalan. Itu yang membuat beliau dihormati banyak orang,” tambahnya.
Di mata Joni, Maming juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan memiliki perhatian besar terhadap orang-orang di sekitarnya.
“Beliau orang baik. Itu yang paling kami ingat,” tutupnya.

