SAMARINDA: Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Musala Daarul Falaah yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an Daarul Falaah, Jalan Saliki 10, Padat Karya Sempaja, Samarinda, Sabtu, 7 Juni 2025.
Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan harapannya agar keberadaan musala tersebut dapat menjadi sarana pemberdayaan umat Islam serta wadah pembentukan generasi muda yang berakhlak dan cinta Al-Qur’an.
“Artinya, keberadaan musala ini nanti mampu mendidik anak-anak agar berakhlak yang baik,” ujar Wagub.
Peletakan batu pertama ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Seno Aji mengapresiasi inisiatif pondok pesantren yang terus berkomitmen mengembangkan fasilitas pendidikan keagamaan di daerah.
“Harapannya anak-anak kita nanti ke depan dididik dengan baik di Ponpes Daarul Falaah. Mereka mendapatkan nilai-nilai islami hingga penghafal Al-Qur’an. Sehingga, kelak lulus mampu menyebarkan ilmunya ke seluruh Kaltim,” harapnya.
Wagub juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan Islam untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
Masih dalam suasana Hari Raya Iduladha, Seno Aji mengajak untuk memanfaatkan momentum kurban sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan dan mempererat kerukunan antarsesama.
Seno Aji lantas menyoroti perjalanan dan keteladanan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS yang mencerminkan keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk senantiasa ikhlas dan berbagi dalam menjalani kehidupan, terutama kepada sesama,” katanya.
Ia berharap, distribusi daging kurban dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk umat non-Muslim yang juga membutuhkan sentuhan kebaikan.
“Begitu banyaknya umat non-Islam yang saat ini juga membutuhkan sentuhan kita. Mari kita berbagi, dan insyaallah hal itu akan senantiasa menjadi berkah bagi kita semua,” katanya.
Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman Kaltim.
Sementara itu, Mudirul Ma’had Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Daarul Falaah, Sutanil Fadhlan Ma’ruf, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk kehadiran Wagub Seno Aji dalam peletakan batu pertama.
“Ponpes ini berdiri sejak 2015. Terima kasih kepada Wagub Kaltim atas kehadirannya, semoga membawa keberkahan bagi pembangunan musala ini. Juga terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu,” ucapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat Pemerintah Kota Samarinda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kalimantan Timur. (Adv/diskominfokaltim)
Editor: Emmi

