MEDAN: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus membenahi kinerja di seluruh branch (cabang) perusahaannya.
Upaya ini dilakukan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa.
Tak terkecuali Perusahaan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) anak perusahaan Pelindo di wilayah Malahayati dan Lhokseumawe, Aceh yang resmi beroperasi sejak 1 Agustus 2023.
Demikian Direktur SDM SPMT Edi Priyanto saat mendampingi kunjungan kerja Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto ke Malahayati Rabu (20/3/2024).
Menurut Edi, sejak dioperasikan pihak perusahaan terus melakukan pembenahan dari berbagai aspek.
Baik itu operasi, komersial, HSSE (Health, Safety, Security and Environment), SDM agar pengoperasian pelabuhan berjalan efektif dan efisien, mampu memberikan nilai tambah bagi para stakeholders.
Selain itu SPMT akan mengimplementasikan sistem operasi pelabuhan multi terminal yang terintegrasi, PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose) di kedua cabang tersebut.
Ini kata Edi Priyanto, sejalan dengan komitmen SPMT dalam menghadirkan layanan operasional dan komersial yang unggul.
Untuk itu, SPMT terus melakukan transformasi di seluruh pelabuhan yang dimulai dari tahap standarisasi, sistemisasi, serta integrasi.
Hingga saat ini, SPMT sudah melakukan transformasi di 25 cabangnya dan akan terus dilanjutkan pada tahun 2024 ini.
Branch Malahayati dan Lhokseumawe juga diproyeksikan, akan melakukan transformasi pada tahun ini.
Dengan mengacu pada enam pilar, yakni proses bisnis, SDM, teknologi, peralatan, infrastruktur, dan HSSE.
Proses transformasi ini bertujuan untuk melakukan standarisasi seluruh pelabuhan yang dikelola di seluruh Indonesia.
“Transformasi ini juga akan berdampak pada perbaikan proses yang dapat meningkatkan produktivitas pelabuhan serta penurunan port stay dan cargo stay yang signifikan,” tambah Edi Priyanto.
SPMT, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, yang bisnisnya bergerak di segmen kepelabuhanan, bidang operasional terminal nonpetikemas.
Saat ini mengelola 32 cabang yang sebagian dikelola anak perusahaannya yaitu PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) dan PT Terminal Curah Utama yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.(*)

