SAMARINDA: Di tengah padatnya aktivitas perkotaan, sebagian warga Samarinda memilih memancing.
Bukan sekadar untuk membawa pulang ikan, tetapi untuk mencari ketenangan.
Pemancingan Zanira di kawasan Sempaja Utara menjadi salah satu tempat yang menawarkan jeda tersebut, sunyi, rindang, dan cukup jauh dari hiruk pikuk kota.
Berbeda dengan pemancingan komersial yang ramai dan bising, Zanira menghadirkan suasana lebih privat.
Area kolam dikelilingi pepohonan, dengan jarak antarpemancing yang cukup longgar, membuat pengunjung bisa menikmati waktu tanpa gangguan.
Tidak sedikit pengunjung datang hanya untuk duduk, melempar umpan, lalu membiarkan waktu berjalan pelan.
Bagi mereka, hasil tangkapan bukan tujuan utama. Udara segar dan suasana adem justru menjadi alasan untuk kembali.
Pengelola Pemancingan Zanira secara rutin menebar ikan konsumsi dengan ukuran yang cukup besar.
Hal ini menjaga tantangan bagi para pemancing, sekaligus memastikan ketersediaan ikan tetap terjaga.
Jenis ikan yang disediakan merupakan ikan konsumsi yang umum dibawa pulang oleh pengunjung.
Suasana malam hari menjadi daya tarik tersendiri. Lampu-lampu temaram di sekitar kolam menciptakan atmosfer tenang, membuat aktivitas memancing terasa lebih santai.
Banyak pekerja memilih datang selepas jam kantor untuk melepas penat sebelum kembali ke rutinitas esok hari.
Arum dan Dewi, dua pengunjung yang ditemui saat memancing pada Jumat sore, mengaku datang ke Zanira untuk mencari ketenangan setelah sepekan beraktivitas.
“Awalnya cuma ingin santai, nggak ngejar ikan. Tapi ternyata dapat juga,” ujar Arum sambil menunjukkan hasil tangkapannya, Sabtu, 13 Desember 2025.
Dalam waktu sekitar dua jam, keduanya berhasil membawa pulang ikan seberat 3,5 kilogram.
Menurut Dewi, suasana menjadih alasan utama mereka memilih Zanira.
“Tempatnya tenang, nggak berisik. Jadi mancingnya enak, bisa sambil ngobrol dan menikmati suasana,” katanya.
Dari sisi fasilitas, Pemancingan Zanira menyediakan gazebo, area duduk, serta warung kecil untuk kebutuhan pengunjung.
Akses menuju lokasi terbilang mudah, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Untuk menikmati fasilitas tersebut, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp10 ribu per orang.
Penyewaan alat pancing tersedia dengan tarif Rp10 ribu per unit.
Sementara ikan hasil tangkapan dihargai Rp55 ribu per kilogram.
Bagi sebagian warga Samarinda, Pemancingan Zanira kini bukan sekadar tempat memancing.
Ia menjadi ruang rehat sederhana tempat menunggu umpan disambar ikan, sambil membiarkan pikiran ikut tenang.

