BALIKPAPAN: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga daya dukung ekologis kawasan.
Oleh sebab itu, menurutnya Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) memainkan peran strategis dalam pengendalian pencemaran, pemulihan ekosistem serta pemantauan lingkungan berbasis data dan teknologi.
“Kehadirannya sangat penting untuk memastikan pembangunan IKN dan wilayah sekitarnya tetap berada dalam koridor kelestarian lingkungan,” ujarnya saat groundbreaking pembangunan Kantor Pusdal LH Kalimantan di Balikpapan, Jumat, 4 Juli 2025.
Harum, sapaan akrabnya pun menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat yang dinilai telah memberikan perhatian nyata terhadap penguatan kelembagaan lingkungan Kalimantan Timur.
Dirinya meyakini, kehadiran Kantor Pusdal LH Kalimantan akan menjadi penguat sistem koordinasi, pengawasan serta pengendalian lingkungan hidup secara lebih terintegrasi.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Kehadiran Pusdal LH ini bukan hanya memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga bagian dari strategi nasional dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di Kalimantan termasuk di Kaltim,” tuturnya.
Kalimantan dikenal sebagai salah satu benteng terakhir ekosistem tropis Indonesia dengan hutan hujan, lahan gambut dan keanekaragaman hayati yang tinggi.
Pembangunan Kantor Pusdal LH tersebut menjadi komitmen pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu berharap, Kantor Pusdal LH Kalimantan dapat berkembang menjadi pusat data, riset dan edukasi publik yang mendorong transformasi pembangunan hijau dan berkelanjutan.
Harum juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan lingkungan hidup yang semakin kompleks, terutama di kawasan strategis seperti Kalimantan.
“Kami optimis, kehadiran kantor ini akan memperkuat pengelolaan lingkungan hidup yang tangguh, adaptif dan progresif. Kaltim siap menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas lingkungan dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan,” ucapnya.
Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, Kantor Pusdal LH Kalimantan menjadi penting untuk menjamin pengimplementasian instrumen tata lingkungan hidup dilaksanakan oleh semua pihak.
“Terlebih keberadaan IKN di Kaltim, kita berusaha menjamin kelestarian lingkungan di sana,” tegasnya.
Dengan penempatan Kantor Pusdal LH
Kalimantan di Balikpapan, Kementerian LH akan semakin fokus dalam melakukan pengedalian, pengawasan dan penegakan hukum di Kaltim.
Kegiatan dihadiri jajaran Kementerian Lingkungan Hidup diantaranya Deputi Penegakan Hukum Rizal Irawan, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Rasio Ridho Sani serta Deputi Tata Lingkungan dan SDA Berkelanjutan Sigit Wiliantoro. Tampak pula, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Anwar Sanusi. (Adv/diskominfokaltim)
Editor: Emmi

