Samarinda – Kerap menerima aduan dari masyarakat terkait antrean panjang kendaraan untuk mengisi BBM (bahan bakar minyak) di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Wali Kota Samarinda Andi Harun minta Pertamina menyelesaikan masalah tersebut.
Hal itu disampaikannya saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke salah satu SPBU yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Rabu (27/10/2022).

Dirinya menyampaikan anteran tersebut menyebabkan kemacetan yang cukup panjang sehingga membuat masyarakat dan pengguna jalan di kawasan tersebut merasa terganggu,bahkan tidak jarang sampai menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Beberapa bulan terakhir saya sering mendapat keluhan dari warga terkait anteran panjang kendaraan yang mengisi BBM di SPBU Jalan Gatot Subroto,”ungkapnya.
Sebut Andi Harun, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam hal ini Dinas Perhubungan, Polisi dan Satpol PP telah berkoordinasi dan melakukan tindakan mengatasi masalah, dengan turun mengatur jalan di kawasan SPBU tersebut.
“ya, kita (Dishub, Polisi dan Satpol PP) sudah melakukan penanganan dan pelaksanaannya itu menggunakan anggaran daerah kita, yang seharusnya, itu menjadi tanggung jawab pihak Pertamina untuk mengatasi kemacetan antrean di SPBU nya,” kata dia.
Orang nomor satu di Samarinda itu menyampaikan kepada pihak Pertamina untuk segera mengatasi anteran di setiap SPBU, jika tidak, Pemkot Samarinda akan memberikan sanksi tegas.
“Saya masih menaruh kepercayaan kepada Pertamina untuk mengatasi masalah antrean ini secara cepat,” tegas Andi Harun.
“Jika pihak Pertamina memerlukan bantuan apapun dari pemerintah maka akan kita bantu,” lanjutnya.

