SAMARINDA: Pemerintah Kota Samarinda menyambut positif kehadiran Ikatan Keluarga Muslim Toraja (IKMT) sebagai organisasi baru yang dinilai mampu memperkuat kerukunan antarumat beragama dan suku di kota ini.
Staf Ahli Wali Kota Samarinda Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sucipto Wasis, mengaku terkesan dengan terbentuknya IKMT.
Ia bahkan menyebut momen tersebut sebagai pengalaman baru selama bertugas di bidang pembinaan masyarakat.
“Selama kurang lebih tujuh tahun saya di Kesbangpol, ini baru pertama kali saya mengetahui bahwa warga Toraja yang Muslim jumlahnya cukup banyak. Ini sangat mengesankan,” ujarnya usai menghadiri halal bihalal IKMT Kaltim di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Minggu, 29 Maret 2026.
Menurutnya, keberadaan IKMT menjadi bukti bahwa keberagaman di tengah masyarakat Samarinda dapat berjalan harmonis, meskipun berbeda agama dan latar belakang suku.
“Ini menunjukkan bagaimana masyarakat dengan latar belakang berbeda bisa hidup rukun dan saling mendukung. Itu yang selama ini menjadi tugas kami dalam membina kerukunan,” katanya.
Sucipto menegaskan, pemerintah daerah akan mendukung keberadaan organisasi yang memiliki tujuan positif, termasuk IKMT.
Ia juga mendorong agar organisasi tersebut segera mengurus legalitas melalui Surat Keterangan Terdaftar (SKT).
“Ada dua cara, bisa melalui Kesbangpol atau notaris. Kami sarankan melalui Kesbangpol karena lebih mudah dan tanpa biaya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran organisasi seperti IKMT dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Dengan bersatu dalam organisasi, mereka punya kekuatan untuk saling membantu dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Samarinda,” pungkasnya.

