SAMARINDA: Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji memastikan pemerintah terus mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya yang menghubungkan Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar) hingga Mahakam Ulu (Mahulu).
Ia menyampaikan sejumlah ruas jalan strategis saat ini tengah dalam proses pengerjaan dan ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2027.
“Dari perbatasan Kukar sampai Simpang Busung sudah dikerjakan. Kemudian Simpang Busung ke Sendawar itu anggarannya sekitar Rp196 miliar dan juga sedang dikerjakan,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu, 18 Maret 2026.
Seno menargetkan ruas Simpang Busung–Sendawar dapat diselesaikan pada akhir 2026 sehingga akses transportasi di wilayah tersebut semakin lancar.
“Insyaallah akhir 2026 segmen itu sudah selesai semua,” katanya.
Selanjutnya pembangunan akan dilanjutkan pada ruas Simpang Busung hingga perbatasan Kutai Kartanegara yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2027.
Sambil menunggu pembangunan penuh, pemerintah juga melakukan penanganan sementara pada sejumlah titik kerusakan jalan.
“Yang berlubang kita isi agregat dulu supaya masyarakat lebih nyaman saat melintas,” jelasnya.
Selain itu, untuk ruas jalan yang menghubungkan Tering hingga Ujoh Bilang sepanjang 136 kilometer, progres pengerjaan saat ini telah mencapai sekitar 80 hingga hampir 90 kilometer.
“Sisanya sekitar 40 kilometer lagi. Tahun ini kita kerjakan 27 kilometer melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, dan ditargetkan selesai akhir 2026,” ujarnya.
Adapun sisa sekitar 13 kilometer akan dilanjutkan pengerjaannya pada 2027, menyesuaikan ketersediaan anggaran.
“Nanti 2027 seluruh ruas ini akan selesai, dengan kombinasi aspal dan rigid beton,” katanya.
Dengan penyelesaian bertahap tersebut, Seno berharap seluruh ruas jalan dari Kutai Kartanegara hingga Mahakam Ulu dapat dilalui dengan lebih baik oleh masyarakat, sehingga mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Target kita semua ruas ini bisa dilalui dengan baik oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, untuk akses menuju Kota Bontang, Seno memastikan seluruh ruas jalan telah selesai dikerjakan.
“Dari Muara Badak, Marangkayu sampai Bontang sekitar 80 kilometer sudah selesai semua dan sudah rigid beton,” ujarnya.
Ia menambahkan kondisi jalan tersebut kini sudah sangat layak dilalui dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Timur.
“Sekarang sudah bisa dilalui dengan baik oleh masyarakat,” tutupnya.

