SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) turut berduka cita atas musibah gempa dengan magnitudo 7,8 yang menimpa rakyat Turki dan Suriah.
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengucapkan belasungkawa kepada rakyat Turki dan Suriah yang tertimpa musibah gempa pada Senin,(6/2/2023) pukul 04:17 pagi waktu setempat.
“Sebagai rakyat, pemerintah daerah maupun pemimpin, Pemprov Kaltim mengucapkan duka mendalam atas musibah yang melanda saudara kita di Turki dan Suriah,” kaya Hadi di Samarinda, Selasa (7/2/2023).
Hadi mengatakan, bencana alam tersebut harus menjadi instropeksi diri bagi seluruh rakyat Kaltim bahwa siapa saja bisa tertimpa musibah.
Untuk itu, ia mengimbau seluruh rakyat maupun pegawai pemerintah daerah dapat membantu mengurangi beban rakyat Turki dan Suriah yang tertimpa musibah tersebut.
“Semoga semua korban diberikan kesabaran dan yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dari Allah SWT,” harapnya.
Ia menjelaskan, dalam membantu para korban di Turki dan Suriah masyarakat maupun pegawai pemerintah daerah tidak harus turun langsung ke sana. Baginya, mendoakan para korban jugalah bagian dari kepedulian sebagai manusia terhadap sesama.
“Jadi, saat ini kita hanya mendoakan agar saudara-saudara di Turki maupun Suriah untuk sabar atas musibah tersebut. Namun demikian, ketika memang ada kelebihan rezeki, maka silakan saja membantu,” jelasnya.
Dengan melakukan hal tersebut, maka masyarakat Kaltim maupun pegawai pemerintah daerah menjadi bagian dari orang yang memiliki sensitivitas terhadap kondisi yang terjadi.
“Semoga, kejadian tersebut tidak menimpa negara bahkan daerah kita,” pungkasnya.
Gempa yang berpusat di dekat Kota Gaziantep, Turki itu menewaskan lebih dari 3.400 orang dengan korban luka melampaui 20.000 orang dan 6.000 bangunan rusak. Sementara di Suriah, total korban bertambah mencapai lebih dari 1.600 jiwa.

