SAMARINDA: Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak berlebihan dalam merayakan Natal dan tahun baru (Nataru) 2024.
Ia menegaskan, memang tidak ada larangan dalam merayakan Nataru namun masyarakat diimbau demikian agar tidak mengganggu kondusifitas, keamanan, ketertiban, persatuan dan kesatuan.
“Pemerintah memberi kelonggaran, tapi jangan berlebihan. Tetap saja dalam koridor kewajaran, supaya tetap aman dan nyaman,” kata Yuni, sapaan akrabnya.
Itu disampaikan usai ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Kesuma Bangsa Samarinda, Jumat (22/12/2023).
Sebagaimana diketahui bersama, Perayaan Natal bagi umat Nasrani sudah tinggal menghitung hari, termasuk pergantian tahun dari 2023 menjadi 2024.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu pun tak memungkiri sudah menjadi kebiasaan bahwa masyarakat akan ramai-ramai merayakan di berbagai tempat ketika akhir tahun dan menjelang masuk tahun baru.
“Perayaan Natal dan tahun baru 2024, kita mengimbau masyarakat tetap menjaga kondusifitas dan kamtibmas,” imbaunya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kaltim juga mendorong terciptanya ketahanan pangan dan salah satu dukungan masyarakat adalah memenuhi konsumsi pangan sesuai kebutuhannya.
Untuk itu dirinya berpesan agar makanan yang disediakan untuk perayaan sesuai kebutuhan atau tidak berlebih-lebihan hingga mubazir atau terbuang percuma.
“Kita berharap perayaan ini sebuah suka cita. Tapi tetap jaga ketertiban dan keamanan, serta tidak berlebihan makanan, jangan sampai terbuang-buang,” pesannya. (*)

