JAKARTA: Pasca Covid-19, semua industri berbenah memperbaiki sektor bisnisnya yang anjlok saat dekade tersebut, di antaranya perhubungan udara.
Mendukung program pembenahan bisnis penerbangan, Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub), Kamis (7/3/2024) menyelenggarakan diskusi dengan tema “Potensi Penumpang Udara 2024” di Kementerian Perhubungan.
Diskusi yang menguliti strategi upaya pelayanan kepada konsumen, melibatkan narasumber masing-masing Direktur Angkutan Udara Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Putu Eka Cahyadi, Direktur Operasi PT Angkasa Pura (AP) I Wahyudi.
Juga Cin Asmoro VP Corporate Communication PT Angkasa Pura (AP) II, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, serta Direktur Utama PT Citilink Indonesia Dewa Kadek Rai.
Dalam kesempatan tersebut, Putu Eka Cahyadi mengaku, usai pandemi Covid-19 pihak pemerintah terus berupaya meningkatkan minat masyarakat, bepergian menggunakan jasa penerbangan.
“Tentunya dengan menggandeng para mitra, baik pemerintah maupun swasta agar pengelolaan fasilitas yang berkaitan dengan penerbangan menjamin keamanan dan kenyamanan terbang,” aku Putu Eka Cahyadi.
Itu sebabnya, bila bicara tentang fasilitas layanan, tahun ini recovery rate yang sudah dicapai 83 persen.
“Kami yakin, tahun 2024 ini semua fasilitas sudah bisa pulih dan menjadi moment penormalan penerbangan Indonesia,” tegasnya.
Ditambahkan, pihaknya akan mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan transportasi udara.
Sebelumnya tahun 2023, pemulihan penggunaan pelayanan fasiltas transportasi udara, sudah pulih 90 persen. Harapannya di 2024 ini, bisa pulih dan normal 100 persen.
Hal senada diakui, Direktur Operasi AP I Wahyudi bahwa pada 2023 sudah menyelesaikan 10 pembangunan bandar udara (bandara) dan beautifikasinya.
Pembangunan ini sebagai langkah mengantisipasi kenaikan pergerakan penumpang transportasi udara, yang meningkat 15 persen, dari jumlah 69 juta pergerakan.
Untuk itu AP I merevitalisasi dan beautufikasi 10 bandara, agar bisa melayani banyak penumpang.
Dalam kesempatan tersebut, VP Corporate Communication, AP II Cin Asmoro mengatakan, kondisi penumpang di bandara-bandara yang dikelola umumnya hampir pulih 100 persen, dari 20 bandara yang dikelola AP I.
Lebih jauh dijelaskan, sepanjang 2023 AP II telah melayani 80,2 juta penumpang.
Untuk 2024, pihaknya menargetkan bisa melayani 91,8 juta pergerakan penumpang.
Angka yang ditargetkan ini, merupakan refleksi tingkat pemulihan lebih dari 100 persen, dibanding kondisi pada 2019 yang hanya 90,7 juta pergerakan penumpang.(*)

