
Bontang – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November 2021, Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Abdul Haris meminta pemerintah kota (Pemkot) maupun provinsi untuk memperhatikan kesejahteraan guru dari tingkat paling bawah (PAUD) hingga tingkat menengah atas (SMA).
Menurutnya, selama ini pemerintah belum terlalu serius memperhatikan kesejahteraan para guru, sehingga kerap kali menerima keluhan akan keterlambatan pencarian insentif guru swasta atau gaji tenaga guru honorer.
“Kita masih menerima keluhan-keluhan soal insentif terlambat, dan beberapa hal lainnya, baik dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP bahkan SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab provinsi,” terangnya kepada awak media di Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (23/11/2021).
Seharusnya keterlambatan tersebut tidak semestinya terjadi, sebab guru dengan profesi pendidik sudah menunaikan tanggung jawabnya dalam memberikan ilmu pengetahuan.
“Mereka punya keluarga, anak, suami/istri. Bagaimana mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari sementara pembayaran masih tertunggak,” tuturnya.
Selain itu, mantan kepala sekolah ini juga meminta agar pemerintah juga memperhatikan sarana dan prasarana sekolah serta kualitas SDM para guru sesuai dengan perkembangan zaman.
“Kualitas guru juga harus diasah melalui pelatihan-pelatihan. Para guru juga diharapkan bisa meningkatkan kapasitas diri, terlebih lagi di masa pandemi ini guru dituntut bisa memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran,” pungkasnya.

