SAMARINDA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengatakan kunci keberhasilan demokrasi adalah bagaimana masyarakat terdidik atau teredukasi.
Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu bependapat, media atau pers harus hadir untuk mengedukasi masyarakat agar semakin baik dan cerdas dalam berdemokrasi.
“Media harus menjadi instrumen masyarakat untuk menjadi cerdas dalam berdemokrasi,” kata Akmal di Pendopo Odah Etam, Sabtu (16/3/2024).
Dirinya menginginkan pers di Kaltim terus menyuarakan baik itu hal-hal positif maupun negatif secara berimbang. Terpenting, harus mengedukasi masyarakat.
Ia menegaskan, media memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun bangsa karena menjadi bagian dari salah satu pilar demokrasi.
Baginya, media adalah mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi dan program pembangunan baik yang akan maupun yang sedang dilaksanakan.
“Termasuk keberhasilan program-program yang sudah kita laksanakan,” sebutnya.
Ia mempersilakan pers untuk memberi feedback kepada pemerintah sebab penyelenggara negara adalah birokrasi (pemerintah) yang memerlukan masukan.
“Pers mewakili jalur demokrasi atau jalur madani, sehingga ada perimbangan dalam pemberitaan,” jelasnya.
Ia berpesan, media di Kaltim harus selalu menyajikan pemberitaan yang berimbang dan kritik yang bersifat membangun.
“Terpenting, media bekerja profesional dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik sehingga kondusifitas Kaltim tetap terjaga, aman dan damai,” pungkasnya.(*)

