SAMARINDA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik menyebut untuk mewujudkan penerapan infrastruktur cerdas atau konsep “smart city”, diperlukan pandangan dari para pakar dan ahli serta kolaborasi dan kerangka kerja infrastruktur cerdas yang terintegrasi dan komprehensif.
Kerangka kerja ini, lanjutnya, harus mampu mendukung berbagai aspek kehidupan di kota mulai dari transportasi, energi, air bersih hingga pengelolaan sampah.
“Khususnya untuk Kaltim, diharapkan dapat menerapkan konsep ‘Smart City’ dan menjadi pelopor dalam penerapan infrastruktur cerdas. Mengingat Kaltim merupakan salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara,” kata Akmal.
Hal itu ia katakan saat secara daring menghadiri pre event #1 Seminar Nasional Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) 2024 “Framework Infrastruktur Cerdas di Smart City” di Kota Tepian Samarinda yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (25/5/2024).
Menurutnya, tema seminar nasional tersebut sesuai dengan arahan dari Pemerintah Indonesia untuk mendorong penerapan konsep “smart city” di daerah-daerah.
“Hal ini dilakukan karena smart city dianggap mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong kemajuan ekonomi daerah,” terangnya.
Ia berharap kegiatan seperti diskusi, pembelajaran dan pertukaran wawasan dapat dilaksanakan secara rutin dan massif karena kegiatan tersebut menjadi faktor pendukung yang penting untuk mencapai kemajuan ini.
“Itulah sebabnya saya sangat mengapresiasi ajang intelektual yang diselenggarakan oleh IKA ITS ini karena telah menghadirkan secara langsung para pakar, praktisi dan pemangku kepentingan untuk berbagi perspektif dan pengalaman dalam membangun Smart City,” ungkapnya.
Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu optimis, dengan semangat kolaborasi dan sinergi bisa terwujud konsep smart city yang ideal di Kalimantan Timur.
“Semoga seminar ini berjalan lancar dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi pembangunan smart city di Kalimantan Timur,” tutupnya.
Tampak hadir, Ketua Umum PP IKA ITS Soetopo Kristanto, Kepala Dinas Kominfo Kaltim M Faisal, Ketua Pelaksana Seminar Nasional IKA ITS Muhammad Fauzan dan Ketua Perwakilan Wilayah IKA ITS Kalimantan Timur Ibayasid.
Pre event #1 Seminar Nasional IKA ITS 2024 yang digelar secara hybrid kali ini menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Staf Ahli Kemenparekraf Fadjar Hutomo, CTO Dana Indonesia Norman Sasono, Praktisi Smart City Endroyono dan Dosen Dept Perencanaan Wilayah dan Kota ITS Andi Irawan.(*)

