SAMARINDA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan lima instruksi/arahan terkait inflasi di daerah.
“Pertama, melakukan gerakan tanam. Kedua, pendistribusian bantuan kepada keluarga penerima manfaat agar tepat sasaran,” Akmal.
Hal itu ia katakan saat menghadiri Rapat Koordinasi Penjabat Kepala Daerah Bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Gedung A Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7 Jakarta, Selasa (5/12/2023).
Arahan ketiga, lanjutnya, menggalakkan kampanye tidak boros pangan. Keempat, melakukan rekonsiliasi data dan kelima melakukan gerakan stabilisasi pasokan harga pangan.
Mendagri Tito Karnavian juga berpesan agar rakyat Kaltim dapat menjaga kedamaian daerah menjelang pemilihan umum (pemilu).
“Saya imbau rakyat Kaltim selalu menjaga kondusifitas, bagi ASN menjaga netralitas dalam pemilu tahun depan,” pesannya.
Tito dalam arahannya juga menyingung kondisi global yang saat ini tidak baik-baik saja. Menurutnya, hal tersebut berpotensi menjadi ancaman bagi negara lain, termasuk Indonesia.
“Kita memang tidak pernah lepas dari lingkup global kalau bicara masalah barang, pangan, jasa. Pasti ada kenaikan dan kenaikan maupun penurunan tidak akan lepas dari pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (*)

