Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi menghadiri kegiatan vaksinasi massal yang digelar Gapki Kaltim di Gedung Serbaguna GOR Stadion Madya Sempaja Samarinda.

Vaksinasi ini merupakan bagian dari Gerakan Vaksinasi 7 Juta Warga Perkebunan, Pertanian dan Desa-desa Produktif di 17 Provinsi.
“Alhamdulilah, kita perlu bersyukur, Samarinda terus menggelar vaksinasi dan dari 70% target sudah hampir 40%,” ujar Hadi saat menyampaikan sambutan di Gedung Serbaguna Gor Stadion Madya Sempaja Samarinda, Jumat (24/9/2021).
Hadi berharap dengan seringnya diadakan kegiatan vaksinasi di Samarinda, akan tercipta herd immunity di akhir tahun 2021 ini.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyerah dalam segala situasi, karena setiap masalah pasti memiliki jalan keluar.
“Ujian ini bukan hanya kita (Indonesia), tapi di seluruh dunia,” jelas Hadi.
Selain itu, Hadi juga mengatakan bahwa produksi sawit semakin meningkat dan yang menolong perekonomian masyarakat selama pandemi ialah ekspor batu bara dan sawit.
“Dua ekspor inilah yang memberi pertahanan ekonomi di Indonesia,” kata Hadi.
Hadi menjelaskan, karena Kaltim telah ditetapkan sebagai ibu kota negara (IKN), maka Kaltim perlu SDM yang kuat dan sehat untuk membangun Kaltim dan Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim, Angga Rachmat Perdana menjelaskan bahwa vaksinasi yang digelar hari ini dilaksanakan secara bertahap.
“Tidak langsung 1.000, bertahap. Hari ini berjalan karena ada launching pembukaan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi),” papar Angga.
Kegiatan tersebut dijelaskannya sebagai bentuk partisipasi dalam upaya membantu pemerintah mencapai target herd immunity.
“Tentunya kita bisa membuat rencana, bekerja sama dengan berbagai pihak, tapi semua tergantung kesiapan dan supply vaksinasi dari pusat,” jelasnya.
Angga menjelaskan bahwa target vaksin yakni warga perkebunan karena saat ini perkebunan kelapa sawit merupakan kegiatan usaha vital dan pengembang devisa negara.
Sementara itu, Wakil Ketua I Gapki Kaltim, Hendro Setyo Aji menambahkan, dari 7 juta rencana vaksinasi se-Indonesia, Kaltim ditargetkan mencapai sebanyak 500.000 vaksinasi.
“Mudah-mudahan proses pengadaan vaksin dari pusat tidak banyak kendala dan semoga bisa terealisasi meskipun bertahap,” harap Hendro.

