SAMARINDA: Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa keberhasilan program parkir berlangganan yang direncanakan Dinas Perhubungan (Dishub) sangat bergantung pada tiga pendekatan utama, yakni aspek hukum, perencanaan teknokratik, dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Deni mengingatkan pentingnya pengawasan dan transparansi agar hasil pungutan parkir benar-benar masuk sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.
“Artinya, baik pelaksanaannya, pengawasannya, kemudian hasil daripada itu nanti betul-betul menjadi sumber PAD Pemerintah Kota,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menjelaskan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Samarinda, inovasi peningkatan PAD menjadi kebutuhan mendesak.
Penataan dan optimalisasi sektor parkir dinilai sebagai salah satu potensi yang bisa dimaksimalkan.
Meski demikian, Deni menekankan agar kebijakan tersebut tidak justru membebani masyarakat.
Komisi III DPRD meminta Dishub tidak hanya berfokus pada landasan hukum, tetapi juga mematangkan perencanaan teknis serta strategi komunikasi dan sosialisasi kepada publik agar program parkir berlangganan dapat diterima dengan baik.
“Kalau pendekatan normatifnya, teknokratiknya, dan juga pendekatan persuasif kepada masyarakat berjalan dengan baik, saya kira ini akan menjadi program yang bagus,” katanya.
Deni juga menyarankan agar Dishub menyiapkan skema pembayaran yang fleksibel, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.
Hal tersebut dinilai penting untuk meminimalkan potensi penolakan, mengingat isu parkir kerap menjadi persoalan sensitif di tengah masyarakat.
DPRD Kota Samarinda, lanjut Deni, akan terus mengawal proses perumusan kebijakan ini hingga nantinya diusulkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan program parkir berlangganan memiliki payung hukum yang kuat dan tidak bertentangan dengan regulasi di atasnya.
“Yang penting dasar hukum yang di atasnya tidak ditabrak. Itu saja poinnya,” pungkasnya.

