SAMARINDA : Kepala Bagian (Kabag) Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah Biro Adbang Setdaprov Kaltim Erwin Dharmawan mengungkapkan realisasi penyaluran dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim kepada pemerintah kabupaten/kota per 16 Desember telah mencapai 92 persen.
Ia memaparkan, rata-rata penyaluran mencapai 100 persen di tujuh kabupaten/kota. Di antaranya Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), Berau, Kutai Timur (Kutim) dan Penajam Paser Utara (PPU).
Sementara tiga kabupaten lainnya yakni Kutai Barat (Kubar) 86 persen, Paser 67 persen dan Mahakam Ulu (Mahulu) 41 persen.
“Rata-rata keseluruhan (realisasi fisik dan keuangan) sudah di atas 90 persen. Harapan kita kalau bisa sih realisasinya baik fisik dan keuangan bisa 100 persen. Tapi tahun ini memang realisasi keuangan ada sedikit SILPA positif. Dalam arti bisa dimanfaatkan untuk program yang sama tahun depan,” ujarnya.
Hal itu ia katakan pada Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalok) Bankeu Triwulan IV Tahun 2024 yang digelar Biro Adbang Setdaprov Kaltim bersama perwakilan kabupaten/kota se-Kaltim di Hotel Astara Balikpapan, Selasa (17/12/2024)
Radalok Bankeu Triwulan IV Tahun 2024 digelar selama lima hari penuh, dimana setiap harinya diisi dua kabupaten/kota secara bergiliran yang melaporkan terkait realisasi, pertanggungjawaban, pelaporan serta monitoring dan evaluasi belanja bankeu triwulan IV/2024.
“Radalok Bankeu Triwulan IV ini kita fokus pada progress terakhir ya. Sejauh mana kabupaten/kota bisa merealisasikan keuangan beserta fisiknya. Nah yang kita lihat itu terutama kualitas realisasi fisiknya,” jelasnya.
Sebagai informasi, Bankeu Pemprov Kaltim Tahun 2024 yang dialokasikan kepada 10 kabupaten/kota sebesar Rp 1,8 triliun. Terdiri dari bankeu non spesifik sebesar Rp 1,6 triliun dan bankeu spesifik sebesar Rp 117,5 miliar.(*)

