
SAMARINDA: Setelah berlangsungnya persaingan sengit dalam pemilihan calon legislatif DPR RI Periode 2024-2029, Rudi Mas’ud politikus DPD Partai Golkar Kaltim berhasil meraih perolehan suara terbanyak di Dapil Kalimantan Timur (Kaltim).
Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono rekan separtainya, dengan tulus memberikan ucapan selamat atas perolehan suara Rudi Mas’ud yang membanggakan ini.
“Selamat kepada Pak Rudi atas perolehan suara tertinggi untuk DPR RI Dapil Kalimantan Timur,” ucapnya, Minggu (17/3/2024).
Berdasarkan survey, Rudi Mas’ud berhasil mengumpulkan hampir 170 ribu suara, menempatkannya sebagai peraih suara tertinggi di Dapil Kaltim.
Kemudian, ucapan selamat dan apresiasi juga dialamatkan kepada pasangan Prabowo-Gibran atas kemenangan mereka dalam Pemilihan Presiden (Pilpres).
Tim Kemenangan Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di bawah pimpinan Rudi Mas’ud, memiliki andil besar, membantu pasangan capres dan cawapres tersebut meraih suara lebih dari 50 persen.
“Kemenangan Tim Kemenangan Daerah Prabowo-Gibran yang dipimpinnya juga menandakan kesuksesan proses perjuangan koalisi,” ujarnya.
Dengan tambahan 3 kursi dari 15 kursi di DPRD Provinsi Kaltim, mengangkat total kursi Partai Golkar Kaltim menjadi 18, memberikan dorongan semangat bagi seluruh kader partai.
“Kesuksesan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh kader Partai Golkar dari berbagai tingkatan. Saya berharap hal ini akan memberi semangat kepada caleg lainnya untuk terus berjuang,” tambah Nidya.
Politikus Partai Golkar itu juga menyampaikan harapan untuk mendukung Rudi Mas’ud maju sebagai calon Gubernur Provinsi Kalimantan Timur di Pilkada November mendatang.
Meski mekanisme partai masih menunggu, harapan akan kepemimpinan Rudi Mas’ud sangat besar di masa mendatang.
“Dukungan kami akan terus diberikan kepada Pak Rudi Mas’ud untuk maju sebagai calon Gubernur Kaltim. Kami juga akan mendorong kader-kader terbaik dari kota dan kabupaten untuk menghadapi tantangan politik yang akan datang,” papar Nidya.
Sementara itu, ketika ditanya tentang kemungkinan duet bersama Andi Harun di Pilwali mendatang, Nidya menegaskan kesiapannya untuk mengikuti arahan dari Partai Golkar.
“Kami akan terbuka dengan partai manapun, terutama karena ini melibatkan partai koalisi. Kami akan menunggu sinyal dan perintah resmi dari Partai Golkar untuk langkah selanjutnya,” tutupnya.(*)

