Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso melakukan penyerahan hadiah terhadap pemenang lomba menyanyi lagu daerah dan kreativitas musik gitar tradisional sape. Hadiah diberikan kepada Ratu Arisandy sebagai juara pertama lomba menyanyi dan Wesli juara pertama lomba kreativitas musik gitar tradisional sape. Prosesi penyerahan berlangsung di City Centrum Mall Samarinda, Minggu (10/10/2021) malam.

Dalam sambutannya, Rusmadi Wongso menyampaikan apresiasinya terhadap Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik (PAPPRI) Kota Samarinda sebagai fasilitator kegiatan.
Diakuinya, acara tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik tradisional serta meningkatkan prestasi dan rasa percaya diri bagi insan musik Indonesia khususnya di Kota Samarinda.
Bagi Rusmadi, momen-momen seperti itu harus dijadikan sebagai motivasi tersendiri bagi musisi lokal Kota Tepian, untuk tetap berkarya dalam industri kreatif meskipun sedang berada di masa pandemi Covid-19.
Lebih lanjut, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) itu menyakini jika keberadaan musik lokal yang kreatif di Kota Samarinda baik sebagai musisi, perupa, penyanyi dan sebagainya merupakan modal dasar berharga untuk mengangkat nama daerah. Maupun menjadi jalur ekonomi kreatif yang menjadi penggerak ekonomi tersendiri bagi Kota Samarinda.
“Kepada para penyanyi dan seniman alat musik sape yang ikut meramaikan acara ini saya menyampaikan rasa bangga karena sejatinya menggeluti musik tradisional adalah prestasi tersendiri,” ungkap Rusmadi.
Karena itulah sambungnya, wajar bila nada yang dihasilkan selalu mengena di hati dan tidak mudah memainkannya. Sebab nada-nadanya khas dan tidak terbatas hingga harus benar-benar mengandalkan skill dan rasa pemantiknya.
Ia juga berharap agar PAPPRI bisa terus menunjukan kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan sebuah karya di dunia industri musik.
“Dengan melestarikan warisan dan sosial budaya semoga musik lokal semakin dihargai keberadaannya hingga kurangnya pembajakan hasil karya yang original,” tutup Rusmadi.
Sementara itu, Ratu Arisandy (15) pemenang menyanyi lagu daerah mengatakan rasa haru dan ucapan syukurnya.
“Saya sebelumnya gak nyangka bisa menang, sebab menyanyi lagu daerah tidak mudah,” ungkapnya saat ditemui Narasi.co.
Pelajar SMK kelas 2 itu pun menuturkan jika dirinya membutuhkan waktu sebulan lamanya untuk bisa memahami teknis menyanyi lagu daerah yang dijuarainya itu.
“Saya latihan bareng coach, kalau biasanya latihan lagu pop. Tapi karena ikut lomba menyanyi lagu daerah, jadi nyoba latihan dan lumayan susah, ini aja butuh sebulan latihannya,” beber Ratu sapaan akrabnya.
Namun hal itu tidak mematahkan semangatnya. Justru dirinya terus belajar agar bisa kembali meraih juara pertama lomba menyanyi dan mampu menghilangkan rasa gugup.
“Harapannya semoga power bisa lebih bagus dan dapat mengatasi rasa gugup supaya bisa juara satu lagi, hehe,” kata Ratu sembari tertawa ringan.

