SAMARINDA: Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2025-2029.
Sebanyak 75 pengurus dilantik dalam prosesi yang digelar secara tertutup di Gedung Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin, 16 Februari 2026.
Kepengurusan tersebut dipimpin Sarifah Suraidah, yang juga merupakan istri Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
Prosesi pelantikan tidak terbuka untuk umum dan awak media tidak diperkenankan memasuki lokasi acara.
Penetapan Sarifah Suraidah yang akrab disapa Bunda Harum sebagai Ketua KORMI Kaltim sebelumnya dilakukan melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Senin, 16 Desember 2026.
Dalam forum tersebut, Bunda Harum yang juga menjabat Bunda Literasi Kaltim terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi olahraga masyarakat itu selama empat tahun ke depan.
Selain figur organisasi olahraga, sejumlah nama yang dikenal sebagai selebgram lokal turut masuk dalam struktur kepengurusan KORMI Kaltim periode 2025-2029.
Sekretaris Jenderal KORMI Nasional, Kemalsyah Nasution, yang hadir mewakili pusat dalam pelantikan tersebut, menekankan pentingnya peran KORMI di daerah dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk aktif bergerak.
“Peran KORMI di daerah itu sangat penting. Bagaimana caranya mengajak masyarakat mau bergerak. Melalui program Indonesia Aktif, kita ingin masyarakat di Kalimantan Timur mau berolahraga,” ujarnya.
Menurut Kemalsyah, olahraga masyarakat atau olahraga kreasi tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kemampuan atau prestasi khusus.
KORMI hadir untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum terlibat dalam aktivitas olahraga.
“Olahraga itu bukan hanya untuk mereka yang punya kemampuan. Yang tidak punya kemampuan juga harus diajak. KORMI harus hadir di situ, supaya masyarakat lebih bugar,” katanya.
Ia juga menegaskan perbedaan antara sehat dan bugar. “Kalau sehat belum tentu bugar.
Tapi kalau bugar sudah pasti sehat. Itu yang harus dilakukan KORMI di Kaltim, bagaimana semua masyarakat bisa bergerak dan lebih bugar,” tambahnya.
Dari sisi nasional, Kaltim dinilai memiliki catatan positif dalam pengembangan olahraga masyarakat.
Provinsi ini pernah menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) V pada 2019.
“Kaltim punya catatan khusus karena pernah menjadi tuan rumah Fornas. Itu cukup bagus penyelenggaraannya. Saya rasa Kaltim bisa menjadi salah satu barometer olahraga masyarakat di Indonesia,” ujar Kemalsyah.
KORMI sendiri menaungi berbagai induk olahraga masyarakat (inorga) yang bergerak di bidang olahraga tradisi dan budaya, olahraga petualangan, serta olahraga kesehatan dan kebugaran.
Dengan kepengurusan baru, KORMI Kaltim diharapkan tidak hanya fokus pada seremoni kegiatan, tetapi juga memperluas partisipasi masyarakat hingga ke tingkat komunitas, sekolah, dan ruang-ruang publik.
Adapun pengurus KORMI Kaltim 2025-2029 yakni
Ketua : Sarifah Suraidah
Wakil Ketua I : Adnan Faridhan
Wakil Ketua II : Tri Murti Rahayu
Wakil Ketua III : Siti Aisyah
Sekretaris : Bunga Rengganis
Wakil Sekretaris I : Mohammad Rizal
Wakil Sekretaris II : Annisa Shafa Abada
Bendahara : Eva Balqist
Wakil Bendahara I : Aisayah Najma

