

SAMARINDA : Pasar Beluluq Lingau yang berada di Jalan PM. Noor Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Samarinda Utara kini telah memiliki fasilitas yang memiliki daya tarik khusus dengan fasilitas dengan corak lokal(Dayak), mengakomodir pedagang yang menyediakan produk unggulan dan kerajinan rakyat.
Hal itu berkenaan setelah diresmikannya penggunaan Pasar Beluluq Lingau atau sebelumnya Pasar Dayak oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun pada Rabu (8/2/2023).
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Rusdi menyampaikan pasar yang dibangun dengan APBD Kota Samarinda senilai Rp 6,3 miliar tersebut diharapkan dapat menjadi ikon Kota Samarinda sebagai objek wisata yang memiliki pusat perbelanjaan produk unggulan daerah.
“Pasar tradisional sebagai pusat ekonomi kerakyatan perlu memiliki daya tarik, fasilitas yang memberikan rasa nyaman serta produk khas lokal yang tersedia. Sehingga ke depan pasar tradisional menjadi ikon kota dan objek wisata produk khas lokal,” ungkap Rusdi saat menghadiri peresmian Pasar Beluluq Lingau Rabu (8/2/2023).
Dewan kelahiran Malunda 31 Desember 1965 itu menjelaskan Pasar Beluluq Lingau memiliki nilai ikon pariwisata baru yang dapat meningkatkan eksistensi daerah Kota Tepian serta nilai tawar terhadap peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) Kota Samarinda.
Mewujudkan hal tersebut Pemkot Samarinda hendaknya melakukan penataan dan pengembangan pasar tradisional yang tidak hanya menjajakan komoditi produk rumahan. Namun, lebih luas dari itu memiliki teras-teras kerajinan rakyat, wisata kuliner, oleh-oleh, cinderamata serta hal-hal ciri khas daerah Kalimantan Timur pada Umumnya dan Kota Samarinda pada khususnya.
Lebih lanjut politisi Partai Golkar tersebut berharap keberadaan Pasar Beluluq Lingau diorientasikan sebagai salah satu karakteristik daerah yang memiliki daya tawar untuk masyarakat luar daerah hingga manca negara berkunjung ke Kota Samarinda.
“Orientasi pasar ini ke depan tentu dapat menjadi karakter atau ciri khas suatu daerah. Misal seperti di Yogyakarta dengan ikon pasar di Jalan Malioboro,” terangnya.

