SAMARINDA: Sekretaris Daerah Kalimantan Timur (Sekda Kaltim) Sri Wahyuni atas nama keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi.
“Mudah-mudahan segala budi baik menjadi amal jariah Bapak Isran dan Pak Hadi. Beliau berdua selalu menginspirasi kami untuk melanjutkan program pembangunan Kaltim yang berdaulat,” kata Yuni, sapaan akrabnya.
Sebagaimana diketahui, Isran dan Hadi resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim pada Sabtu, 30 September 2023.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu mengapresiasi dua pimpinan Benua Etam yang telah memberikan bimbingan, arahan dan kepercayaan mulai dari tahun 2018 hingga 2023.
Di bawah kepemimpinan Isran-Hadi, selama lima tahun itu berbagai program visi dan misi ‘Berani untuk Kalimantan Timur Berdaulat’ telah dilaksanakan.
Ia menjelaskan, meski Isran dan Hadi purna tugas, namun pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltim tetap berlanjut dan berakhir sampai Desember.
Yuni mengaku, RPJMD Kaltim 2018-2023 sudah terlasana dengan baik dan capainnya sudah hampir 100 persen.
“Kita masih melihat data refomasi birokrasi dan angka penurunan kemiskinan Kaltim dari BPS baru keluar tahun depan,” katanya.
“Jadi sampai dengan Desember mendatang, kita masih punya waktu untuk menyelesaikannya,” jelasnya.
Ia memaparkan, angka kemiskinan masih 6,3 persen dan dengan kebijakan pembangunan rumah layak huni (RLH) Pemprov Kaltim optimis bisa menurunkan angka kemiskinan di Kaltim.
Sebab salah satu indikator kemiskinan adalah rumah yang tidak layak huni, tidak punya jamban (WC).
Sehingga, dengan program RLH yang dibarengi bantuan bibit buah di pekarangan untuk usaha produktif bisa menurunkan angka kemiskinan.
“Ini bukti kepedulian Gubernur dan Wagub Kaltim kepada rakyatnya,” pungkasnya. (*)

