
Bontang – Aksi penanaman pohon pisang di jalan rusak oleh masyarakat Bontang Lestari menuai perhatian salah satu Anggota Komisi II DPRD Kota Bontang Nursalam.
Menurutnya aksi yang digelar sangatlah wajar mengingat tidak adanya penegasan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terhadap perusahaan yang berkontribusi secara langsung terhadap kerusakan jalan Soekarno-Hatta.
“Wajar jika masyarakat menggelar aksi. Sebab itu puncak kemarahan mereka atas diamnya Pemkot,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.
Adapun pernyataan bahwa Kota Bontang harus welcome dengan investasi untuk meningkatkan pendapatan daerah serta ekonomi masyarakat, menurut Nursalam keterbukaan tersebut tidak seharusnya mengorbankan infrastruktur kota.
“Memang kita sepakat harus ramah dengan investasi, tapi bukan berarti mengorbankan infrastruktur kota,” sindirnya.
Dia berharap Pemkot Bontang bersikap tegas terhadap perusahaan yang melintas di Jalan Soekarno-Hatta, sebab dampaknya sangat membebani masyarakat pengguna jalan.
“Kita harapkan ada upaya dari pemerintah, sebab kerusakan jalan ini juga dirasakan warga setempat,” kesalnya lagi.

