JAKARTA: Kawasan Bundaran HI sejak lama dikenal sebagai salah satu ikon ibu kota. Namun, sejak rampungnya revitalisasi Halte TransJakarta Bundaran HI, kawasan ini kian hidup dan menjelma menjadi destinasi favorit warga untuk sekadar berjalan santai hingga berburu foto.
Diresmikan pada Oktober 2022, wajah baru Halte TransJakarta Bundaran HI langsung mencuri perhatian.
Kehadiran skydeck dengan desain modern dan sudut pandang langsung ke Monumen Selamat Datang, taman, air mancur, hingga jajaran gedung pencakar langit Jakarta, menjadikan halte ini salah satu spot selfie paling populer di kota.
Tak hanya wisatawan luar kota, warga Jabodetabek pun ramai berdatangan untuk menikmati suasana Bundaran HI dari ketinggian.
Pada waktu tertentu, anjungan skydeck tampak dipenuhi pengunjung yang mengabadikan momen, terutama saat senja dan malam hari ketika lampu-lampu kota mulai menyala.
“Saya baru pertama kali kesini. Takjub banget pemandangannya dari atas kelihatan Jakarta beda banget, cantik dan rapi,” kata Grece satu pengunjung asal Samarinda, saat ditemui di lokasi, Senin sore 19 Januari 2026.
Selain menjadi spot foto, Halte TransJakarta Bundaran HI juga dilengkapi beragam fasilitas pendukung. Pengunjung dapat menemukan musala, toilet, area duduk yang nyaman untuk bersantai, hingga tenant makanan dan minuman.
Konsep ini membuat halte tak hanya berfungsi sebagai titik transit, tetapi juga ruang publik baru di tengah kota.
Pengunjung lainnya, Siti dari Purwakarta mengaku terkesan dengan kenyamanan fasilitas yang tersedia.
“Awalnya saya kira cuma buat foto-foto saja. Ternyata tempatnya nyaman bersih, ada foodcourt juga,” ujarnya.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati skydeck Halte TransJakarta Bundaran HI, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Meski kerap dikunjungi untuk rekreasi, area ini tetap berada di dalam kawasan halte TransJakarta.
Artinya, setiap pengunjung wajib tap in dan tap out menggunakan kartu TransJakarta, dengan tarif Rp3.500.
Waktu kunjungan juga perlu dipertimbangkan. Skydeck akan terasa lebih lengang pada hari kerja, terutama pagi hingga siang hari. Sementara pada akhir pekan, sore, dan malam hari, antrean pengunjung cenderung lebih panjang.
Jam operasional skydeck sendiri dibuka mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.
Pengunjung yang mengincar foto dengan latar city lights disarankan datang setelah matahari terbenam. Sedangkan bagi yang ingin suasana lebih tenang, siang hari bisa menjadi pilihan terbaik.
Karena tingginya minat pengunjung, waktu berfoto di area skydeck dibatasi maksimal lima menit per orang. Jumlah pengunjung yang berada di anjungan pun diatur agar tetap nyaman dan aman.
Meski harus antre, banyak pengunjung mengaku pengalaman yang didapat sebanding.
Kehadiran skydeck Halte TransJakarta Bundaran HI menunjukkan bagaimana fasilitas transportasi publik dapat bertransformasi menjadi ruang interaksi dan rekreasi warga.
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, halte ini menawarkan sudut pandang berbeda tempat di mana transportasi, arsitektur, dan gaya hidup urban bertemu dalam satu bingkai.

