anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Dinkes Samarinda
SAMARINDA: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengintensifkan deteksi dini untuk menekan kasus tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS. Langkah ini diambil karena angka temuan kasus masih tergolong tinggi…
SAMARINDA: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda memperketat syarat kesehatan bagi calon jemaah haji tahun ini. Jemaah dengan kondisi penyakit kronis tertentu, seperti diabetes dengan kadar HbA1c…
SAMARINDA: Hasil pemeriksaan kesehatan terhadap calon jemaah haji asal Samarinda tahun 2026 menunjukkan sebagian besar hanya mengalami penyakit ringan seperti kolesterol dan hipertensi. Sementara itu, penyakit…
SAMARINDA: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda memfasilitasi mediasi antara RSUD IA Moeis Samarinda dan relawan ambulans terkait polemik dugaan penolakan pasien kecelakaan lalu lintas yang sempat…
SAMARINDA: Meningkatnya kunjungan masyarakat ke kolam renang umum selama masa libur Idulfitri menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda. Ramainya pengunjung dinilai berpotensi meningkatkan risiko penularan…
SAMARINDA: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda menyoroti meningkatnya kasus penyakit saluran pernapasan dan pencernaan setelah libur panjang, termasuk pasca momentum Idulfitri 2026. Lonjakan ini terjadi seiring…
SAMARINDA: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat sebanyak 62 kasus suspek Campak hingga awal Maret 2026. Meski demikian, seluruh kasus tersebut masih berstatus dugaan dan menunggu…
SAMARINDA: Sekitar 10 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kota Samarinda tercatat dalam kondisi nonaktif. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda mulai…
SAMARINDA: Dinas Kesehatan Kota Samarinda mencatat jumlah pasien HIV meningkat drastis menjadi 2.200 orang hingga Juli 2025, naik dari sekitar 500 kasus pada tahun sebelumnya. Lonjakan…
“Layanan primer ini bukan ide baru, melainkan merevitalisasi ide pendahulu bangsa. Struktur layanan primer akan melibatkan puskesmas pembantu dan posyandu, sehingga layanan kesehatan primer dapat diakses hingga tingkat dusun dan RT,” jelas Ismid.
