“Dilarang hanya membahas tentang figurnya, tapi fokus pada gagasan. Mereka yang mau maju harus jelas apa yang mereka tawarkan, bukan sekadar popularitas atau kekayaan. Kini yang dinilai harus tentang ide dan gagasan, bukan kultus popularitas,” tegas Andi Harun pada Selasa (16/4/2024).