anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Sri Wahyuni
SAMARINDA : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni mengungkapkan DPRD Kaltim melalui Badan Anggaran (Banggar) telah menyelesaikan pembahasan rancangan APBD 2025 dengan memberikan…
“Kita akan buat spektakuler dengan mengedepankan narasi syiar Islam dalam kemasan program digital. Ada cerita kearifan lokal tentang masuknya agama Islam di Kaltim melalui tarian massal dipadukan dengan digital,” kata Sekda melalui Program Indonesia Bicara di Studio 2 News Room TVRI Senayan Jakarta, Selasa (20/8/2024).
“Kami menyiapkan jadwal untuk penjemputan kafilah di Bandara APT Pranoto Samarinda, maupun Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan,” ungkapnya.
“Ini bukan aktivitas bersenang-senang, tapi sebuah ruang dan apresiasi bagi masyarakat Kaltim. Bagi kita semua yang telah berpartisipasi untuk membangun Kaltim,” kata Sekda.
“Saya mohon kepala perangkat daerah juga stafnya hadir mengikuti upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI. Tidak hanya pagi, tapi juga sore termasuk pesta rakyatnya,” kata Sekda.
“Warga Kaltim memiliki kesempatan untuk menyaksikan acara ini secara langsung. Kami telah menyiapkan undangan khusus bagi 400 tokoh Kaltim dan warga lokal untuk upacara pagi, serta 600 orang untuk upacara penurunan bendera pada sore harinya. Namun, pengaturan perlu dilakukan dengan cermat karena keterbatasan fasilitas di sana,” ujar Sekda Sri pada Jumat (9/8/2024).
“Ibu Kota Nusantara (IKN) itu bukan milik birokrat. IKN milik Kita semua,” kata Sekda.
“Jam 6 start menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Belum ada konfirmasi untuk peserta yang terlambat jadi kalau ada peserta yang terlambat, kemungkinan besar akan ditinggal,” kata Sekda Kaltim Sri Wahyuni di Stadion Batakan Balikpapan, Kamis (8/8/2024).
“Ketika tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, ada 38 purna Paskibraka Kaltim yang siap menerima,” kata Sekda.
“Setelah menjadi Kota Percontohan Antikorupsi, satu atau dua kota di Kaltim ini akan menjadi mercusuar, menjadi lilin, menjadi penerang bagi kita kabupaten lainnya untuk menjadi kabupaten dan kota antikorupsi juga,” kata Friesmount.
