anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Sri Wahyuni
“Anggrek ini berwarna hijau di tengah kelopak bunga yang berwarna hitam, sehingga disebut anggrek hitam,” kata Sekda pada Ekspose MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Hotel Puri Senyiur belum lama ini.
“Jadi mereka tidak melakukan pembalakan hutan, tetapi mereka dapat memanfaatkan hasil hutan dengan pelestarian,” kata Sekda.
“Oleh karena itu kami menyampaikan penghargaan luar biasa kepada seluruh masyarakat Kaltim karena telah menjadi penonton yang responsif dan menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang besar dan saling menghargai,” kata Sekda pada Closing Ceremony EBIFF 2024 di Gelora Kadrie Oening Jalan Wahid Hasyim Samarinda, Selasa (30/7/2024).
“Itu yang kita harapkan. Jadi memperluas jangkauan pasar, kerja sama dan tentu dampak ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat. Baik dari transaksi yang langsung maupun dari transaksi yang nanti melalui inden atau pemesanan,” harap Sekda usai mengunjungi stan-stan di Kaltim Expo 2024 di Samarinda Convention Hall, Selasa (30/7/2024).
“Melalui EBIFF, sektor ekonomi kreatif tumbuh subur. Terkhusus pertunjukan akan meluas,” kata Sekda pada Opening Ceremony EBIFF 2024 di Gelora Kadrie Oening Samarinda, Jumat (26/7/2024).
“Kaltim ada tiga poros budaya. Kesultanan, Pesisir dan Pedalaman,” kata Sekda saat Press Conference Kirab EBIFF di Kantor Gubernur Kaltim.
“Kita minta masyarakat secara arif menerima mereka dan menjunjung tinggi adab orang timur (santun dan ramah) dalam pergaulan antarbangsa ini,” katanya di Ruang Rapat Kersik Luway Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (23/7/2024).
“Hari ini kita mencoba merangkum pokok-pokok rapat, sekaligus ada informasi dan konfirmasi dari pihak Setneg ataupun Setpres terkait skenario peringatan 17 Agustus di IKN,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni saat memimpin rapat konsolidasi di Pendopo Odah Etam Samarinda, Senin (22/7/2024).
“Jadilah contoh bagi rekan-rekan kalian di sekolah dan lingkungan tempat tinggal,” katanya.
“Perda RPJPD ini nantinya juga akan digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan RPJMD
Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025-2029 dan mulai diarusutamakan dalam penyusunan RKPD
Kaltim 2025 sebagai fondasi tahun awal pelaksanaan rencana jangka panjang daerah,” jelasnya.
